Assalamualaikum…
Ustadz saya ingin bertanya bagaimana hukumnya dan cara kita menyikapi adanya sms berantai yang mengatasnamakan islam yang isinya ada hal-hal yang baik (misalnya himbauan meningkatkan iman dan taqwa menghadapi perkembangan zaman yang semakin tidak teratur, tetapi diikuti ancaman HARUS MENGIRIMKAN ke beberapa orang lain. Misalnya mengancam ditimpa kesialan jika tidak meneruskan ke 10 orang lain dan akan mendapatkan keberuntungan jika meneruskan sms tersebut. Bagaimana hukumnya pelaku yang meneruskan sms tersebut??
Baroto ihsan
Alamat: jl.cigadung pesantren Gg.H. Hambali no12 bandung 40191
Jawab:
Hal seperti ini jangan diikuti dan yakinlah tidak akan memberikan madharat kecuali Allah dan dengan izin Allah. Sikap kita adalah mengabaikannya dan jangan merasa takut dengan itu semua.
Wallahu a’lam
Wassalam
Artikel UstadzKholid.Com
Tidak ada tulisan terkait
5 Komentar
Mendaftar RSS Komentar?
Assalamu’alaikum,
Benar sekali apa yang disampaikan oleh Ustadz Kholid.
Saya pun pernah menerima hal seperti itu
Isinya benar mengajak kepada kebaikan
tetapi ‘iming-iming pahala dan dosa disertai ketentuan hari diterimanya’ itulah yang menjadikan saya ragu.
Hebat sekali ! Rasulullah ketika berdakwah tidak pernah menyatakan jika apa yang ia sampaikan tidak disampaikan ke orang lain dengan minimal jumlah orang tertentu dan waktu tertentu (10 hari) akan terjadi ini dan itu…
Wa’alaikumussalam
Barakallahu fikum, semoga Allah menjaga kita semua dari penyimpangan agama
Wassalam
assalamu`alaikum ustadz.bagaimana kalau sms berupa himbauan atau ajakan itu ikhlas tanpa ancaman.tapi hanya mengingatkan saudara kita terhadap suatu hal yang dalam Islam adl larangan atau suatu amalan?dan meminta saudara kita untuk menyebarkan ke yang lain?
Assalamu’alaikum wr.wb.
Ustadz, mohon tanya bilamana sms tsb berupa ucapan selamat idul fitri dlsb apakah diperbolehkan? Jazakumullah khairan.
Assalamu alaykum ustadz,ana mo minta izin share artikel dan materi keagamaan di website ini ke website ana dan di Facebook ana,apabila antum mengizinkan maka ana sangat bersyukur. Jazakallahu Khairan.
Trackbacks / Pingbacks
show trackbacks