<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Jumlah Najis Yang Dimaafkan</title>
	<atom:link href="http://ustadzkholid.com/tanya-ustadz/fiqih-ibadah/jumlah-najis-yang-dimaafkan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ustadzkholid.com/tanya-ustadz/fiqih-ibadah/jumlah-najis-yang-dimaafkan/</link>
	<description>Meniti Sunnah Menggapai Ukhuwah</description>
	<lastBuildDate>Sun, 25 Jul 2010 10:51:49 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Najis yang Dimaafkan &#171; Belajar Aqidah Dan Fiqh Secara Bertahap</title>
		<link>http://ustadzkholid.com/tanya-ustadz/fiqih-ibadah/jumlah-najis-yang-dimaafkan/comment-page-1/#comment-1713</link>
		<dc:creator>Najis yang Dimaafkan &#171; Belajar Aqidah Dan Fiqh Secara Bertahap</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Jun 2010 01:16:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzkholid.com/?p=532#comment-1713</guid>
		<description>[...] http://ustadzkholid.com/tanya-ustadz/fiqih-ibadah/jumlah-najis-yang-dimaafkan/ [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] <a href="http://ustadzkholid.com/tanya-ustadz/fiqih-ibadah/jumlah-najis-yang-dimaafkan/" rel="nofollow">http://ustadzkholid.com/tanya-ustadz/fiqih-ibadah/jumlah-najis-yang-dimaafkan/</a> [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yunita</title>
		<link>http://ustadzkholid.com/tanya-ustadz/fiqih-ibadah/jumlah-najis-yang-dimaafkan/comment-page-1/#comment-1483</link>
		<dc:creator>yunita</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Feb 2010 02:34:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzkholid.com/?p=532#comment-1483</guid>
		<description>assalamu&#039;alaikum ustadz
tadz, rumah saya tidak berpagar jadi kadang ada anjing tetangga yang tidur diteras rumah saya dan bahkan kadang ada yang kencing ditongggak teras rumah saya itu. apa saya harus menyucikannya dengan 7x basuhan dan salah satunya dengan tanah setiap saat? 
saya khawatir ibu saya terkena najis anjign itu tadz, sebab ibu saya sering menyapu teras tersebut. dalam posisi ini apa saja yang perlu disucikan. apa ibu saya perlu bersuci? apa sapu yang digunakan ibu saya untuk menyapu juga perlu disucikan? apa lantai rumah yang disapu ibu saya menggunakan sapu itu juga harus di sucikan,itu artinya 1rumah harus disucikan donk. apa setiap orang yang masuk kerumah saya, setelah keluar dari rumah saya harus bersuci? sebenarnya dalam kasus seperti ini,mana saja yang terkena najis,apakah ibu saya, sapu yang digunakan, teras rumah yang ditiduri dan dikencingi anjing, lantai yang disapu ibu saya, atau semua bagian rumah saya.
mohon dijelaskan sedetail2nya.terimakasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu&#8217;alaikum ustadz<br />
tadz, rumah saya tidak berpagar jadi kadang ada anjing tetangga yang tidur diteras rumah saya dan bahkan kadang ada yang kencing ditongggak teras rumah saya itu. apa saya harus menyucikannya dengan 7x basuhan dan salah satunya dengan tanah setiap saat?<br />
saya khawatir ibu saya terkena najis anjign itu tadz, sebab ibu saya sering menyapu teras tersebut. dalam posisi ini apa saja yang perlu disucikan. apa ibu saya perlu bersuci? apa sapu yang digunakan ibu saya untuk menyapu juga perlu disucikan? apa lantai rumah yang disapu ibu saya menggunakan sapu itu juga harus di sucikan,itu artinya 1rumah harus disucikan donk. apa setiap orang yang masuk kerumah saya, setelah keluar dari rumah saya harus bersuci? sebenarnya dalam kasus seperti ini,mana saja yang terkena najis,apakah ibu saya, sapu yang digunakan, teras rumah yang ditiduri dan dikencingi anjing, lantai yang disapu ibu saya, atau semua bagian rumah saya.<br />
mohon dijelaskan sedetail2nya.terimakasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ade</title>
		<link>http://ustadzkholid.com/tanya-ustadz/fiqih-ibadah/jumlah-najis-yang-dimaafkan/comment-page-1/#comment-1412</link>
		<dc:creator>ade</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Jan 2010 01:12:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzkholid.com/?p=532#comment-1412</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikumj wr.wb
Saya mau tanya, jika ada kotoran cicak di lantai atau karpet masjid,kemudian disapu. Apakah lantai itu sudah suci untuk shalat?
Terima kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikumj wr.wb<br />
Saya mau tanya, jika ada kotoran cicak di lantai atau karpet masjid,kemudian disapu. Apakah lantai itu sudah suci untuk shalat?<br />
Terima kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: riyadi</title>
		<link>http://ustadzkholid.com/tanya-ustadz/fiqih-ibadah/jumlah-najis-yang-dimaafkan/comment-page-1/#comment-877</link>
		<dc:creator>riyadi</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Sep 2009 05:27:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzkholid.com/?p=532#comment-877</guid>
		<description>Assalamu&#039;ALAIKUM WR WB.
    saya mau tanya bagaiamana shalat orang yang pernah di gigit anjing dan tidak di cuci dengan cara islam, apakah slamanya tidak sah shalatnya. Terima kasih atas jawabannya.
Wassalam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;ALAIKUM WR WB.<br />
    saya mau tanya bagaiamana shalat orang yang pernah di gigit anjing dan tidak di cuci dengan cara islam, apakah slamanya tidak sah shalatnya. Terima kasih atas jawabannya.<br />
Wassalam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Abdurrahman Muslim</title>
		<link>http://ustadzkholid.com/tanya-ustadz/fiqih-ibadah/jumlah-najis-yang-dimaafkan/comment-page-1/#comment-838</link>
		<dc:creator>Abdurrahman Muslim</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Sep 2009 10:22:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzkholid.com/?p=532#comment-838</guid>
		<description>Assalaamu &#039;alaykum ya, Ustadz.
Berkaitan dengan hukum yang telah disebutkan di atas, saya hendak menanyakan hal yang terjadi di Masjid kami, yaitu air yang keluar dari kran untuk berwudhu tercium bau tidak sedap, seperti bau air kotor, apakah ini dihukumi najis pula?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalaamu &#8216;alaykum ya, Ustadz.<br />
Berkaitan dengan hukum yang telah disebutkan di atas, saya hendak menanyakan hal yang terjadi di Masjid kami, yaitu air yang keluar dari kran untuk berwudhu tercium bau tidak sedap, seperti bau air kotor, apakah ini dihukumi najis pula?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
