<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Di Negeri Kafir, Bagaimana Shalatnya?</title>
	<atom:link href="http://ustadzkholid.com/tanya-ustadz/aqidah-tanya-ustadz/di-negeri-kafir-bagaimana-shalatnya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ustadzkholid.com/tanya-ustadz/aqidah-tanya-ustadz/di-negeri-kafir-bagaimana-shalatnya/</link>
	<description>Meniti Sunnah Menggapai Ukhuwah</description>
	<lastBuildDate>Sun, 25 Jul 2010 10:51:49 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: hamba allah yg pnh dosa</title>
		<link>http://ustadzkholid.com/tanya-ustadz/aqidah-tanya-ustadz/di-negeri-kafir-bagaimana-shalatnya/comment-page-1/#comment-1767</link>
		<dc:creator>hamba allah yg pnh dosa</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Jul 2010 10:37:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzkholid.com/?p=1108#comment-1767</guid>
		<description>pokonya islam agama rahmatullah deh. selamat dunia dan akherat deh. top hbs deh....udeh deh....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pokonya islam agama rahmatullah deh. selamat dunia dan akherat deh. top hbs deh&#8230;.udeh deh&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Aisha</title>
		<link>http://ustadzkholid.com/tanya-ustadz/aqidah-tanya-ustadz/di-negeri-kafir-bagaimana-shalatnya/comment-page-1/#comment-871</link>
		<dc:creator>Aisha</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Sep 2009 10:33:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzkholid.com/?p=1108#comment-871</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum,

Saya setuju dengan pernyataan mas Abu Farhan diatas. Saya tinggal di US. Alhamdulillah, saya merasa justru tinggal ditengah2 masy. non-muslim membuat saya lebih dekat dengan-Nya. Dan menurut saya pribadi, masyarakat muslim yang tinggal di neg. non Muslim yang saya jumpai justru banyak yang lebih humble, sederhana, lebih mampu menghargai sesama meski berpendidikan sangat tinggi dan mempunyai karakter-karakter selayaknya seorang muslim yang pantas dicontoh.

Memang banyak juga yang tersesat jalannya. Tapi itu toh tidak hanya masy. yang tinggal di neg. non-muslim. Justru tinggal di neg. seperti Indonesia atau Mesir (saya pernah menetap disana), saya merasa takut dan kecewa karena gaya hidup dan cara berfikir/ mentalitas yang jauh dari kepantasan sebagai seorg kalifa Allah di muka bumi ini. 

Buat yang tinggal di neg. non-muslim.. berserahlah hanya kepada-Nya. Fakta bahwa kita tinggal di neg. non muslim juga merupakan hal yang hanya terjadi atas ijin dari-Nya :) Allah knows the best.

Salaam,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum,</p>
<p>Saya setuju dengan pernyataan mas Abu Farhan diatas. Saya tinggal di US. Alhamdulillah, saya merasa justru tinggal ditengah2 masy. non-muslim membuat saya lebih dekat dengan-Nya. Dan menurut saya pribadi, masyarakat muslim yang tinggal di neg. non Muslim yang saya jumpai justru banyak yang lebih humble, sederhana, lebih mampu menghargai sesama meski berpendidikan sangat tinggi dan mempunyai karakter-karakter selayaknya seorang muslim yang pantas dicontoh.</p>
<p>Memang banyak juga yang tersesat jalannya. Tapi itu toh tidak hanya masy. yang tinggal di neg. non-muslim. Justru tinggal di neg. seperti Indonesia atau Mesir (saya pernah menetap disana), saya merasa takut dan kecewa karena gaya hidup dan cara berfikir/ mentalitas yang jauh dari kepantasan sebagai seorg kalifa Allah di muka bumi ini. </p>
<p>Buat yang tinggal di neg. non-muslim.. berserahlah hanya kepada-Nya. Fakta bahwa kita tinggal di neg. non muslim juga merupakan hal yang hanya terjadi atas ijin dari-Nya <img src='http://ustadzkholid.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Allah knows the best.</p>
<p>Salaam,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Abu Farhan</title>
		<link>http://ustadzkholid.com/tanya-ustadz/aqidah-tanya-ustadz/di-negeri-kafir-bagaimana-shalatnya/comment-page-1/#comment-788</link>
		<dc:creator>Abu Farhan</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Aug 2009 05:40:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzkholid.com/?p=1108#comment-788</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum
benar sekali apabila kita safar kenegeri kafir akan menjauhkan kita dari agama islam, karena terikut2 orang2 sekitar kita. Bagi yang sudah terlanjur di negeri kafir sebaiknya banyak berkumpul dengan org muslim. Usahakan mencari informasi lengkap makanan yang halal dimakan. Jangan sampai termakan makanan haram, Insya Allah daging halal bisa didapatkan di komunitas muslim atau dekat mesjid.  Tambahan menurut pengalaman ana di cina Insya Allah pasti ada Mesjid, ana sempat di salah satu propinsi di cina disana mempunyai tiga mesjid yang sangat besar dan mempunyai komunitas muslim yang sangat besar. Makanan Halal dan restoran halal banyak insya Allah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum<br />
benar sekali apabila kita safar kenegeri kafir akan menjauhkan kita dari agama islam, karena terikut2 orang2 sekitar kita. Bagi yang sudah terlanjur di negeri kafir sebaiknya banyak berkumpul dengan org muslim. Usahakan mencari informasi lengkap makanan yang halal dimakan. Jangan sampai termakan makanan haram, Insya Allah daging halal bisa didapatkan di komunitas muslim atau dekat mesjid.  Tambahan menurut pengalaman ana di cina Insya Allah pasti ada Mesjid, ana sempat di salah satu propinsi di cina disana mempunyai tiga mesjid yang sangat besar dan mempunyai komunitas muslim yang sangat besar. Makanan Halal dan restoran halal banyak insya Allah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Aswad</title>
		<link>http://ustadzkholid.com/tanya-ustadz/aqidah-tanya-ustadz/di-negeri-kafir-bagaimana-shalatnya/comment-page-1/#comment-745</link>
		<dc:creator>Aswad</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2009 13:31:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzkholid.com/?p=1108#comment-745</guid>
		<description>Mas Indra,
banggakah anda menjadi seorang muslim? Tentu bangga bukan. Ya, kita bersyukur kepada Allah telah diberi petunjuk untuk memeluk agama yang haq ini. Dan ini adalah nikmat yang besar. Oleh karena itu, tentu kita tidak ingin kehilangan nikmat ini bukan? Oleh karena itulah para ulama melarang kita untuk pergi ke negeri non-muslim tanpa keperluan mendesak. Karena resikonya, kita sulit memantapkan agama kita disana. Mau shalat, masjid tak ada, mau puasa, semua orang makan, mau menghindari persentuhan antar lawan jenis, sulit, dan aturan agama kita yang lain. Dan resiko yang lebih parah lagi, kita terbawa mengikuti ajaran agama lain sehingga kita melepas keIslaman kita. Mengerikan bukan?

Islam itu indah, Islam itu memang menekankan nilai-nilai budi pekerti yang luhr, akhlak yang baik, saling membantu, namun tahukah anda apa inti ajaran Islam sesungguhnya? Yaitu meyakini bahwa penyembahan hanya kepada satu sesembahan saja, dan kepada-Nya lah cinta kita yang tertinggi kita persembahkan. 

Maka, konsekuensinya, penyembahan kepada banyak sesembahan adalah sesuatu yang paling bertentangan dengan konsep ini, jika cinta sejati kepada-Nya, maka tentu kita benci terhadap penyembahan kepada banyak sesembahan. 

Kemudian perlu diketahui, kebencian terhadap penyembahan kepada sesembahan lain ini tidak berarti kita harus membunuhi setiap orang kafir yang kita temui di jalan. Tidak demikian. Membenci itu harus, tapi soal memerangi itu terdapat aturan khusus. Intinya membenci kekafiran itu harus, tapi melukai orang sembarangan, mengebom di sana-sini, merusak, dll tidak dibenarkan dalam Islam.

Nah, kami harap mas Indra bersemangat untuk mengenal Islam lebih dalam lagi agar tidak salah dalam menilai dan tidak terbawa pengaruh media dan pengaruh orientalis yang membuat stigma negatif tentang Islam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mas Indra,<br />
banggakah anda menjadi seorang muslim? Tentu bangga bukan. Ya, kita bersyukur kepada Allah telah diberi petunjuk untuk memeluk agama yang haq ini. Dan ini adalah nikmat yang besar. Oleh karena itu, tentu kita tidak ingin kehilangan nikmat ini bukan? Oleh karena itulah para ulama melarang kita untuk pergi ke negeri non-muslim tanpa keperluan mendesak. Karena resikonya, kita sulit memantapkan agama kita disana. Mau shalat, masjid tak ada, mau puasa, semua orang makan, mau menghindari persentuhan antar lawan jenis, sulit, dan aturan agama kita yang lain. Dan resiko yang lebih parah lagi, kita terbawa mengikuti ajaran agama lain sehingga kita melepas keIslaman kita. Mengerikan bukan?</p>
<p>Islam itu indah, Islam itu memang menekankan nilai-nilai budi pekerti yang luhr, akhlak yang baik, saling membantu, namun tahukah anda apa inti ajaran Islam sesungguhnya? Yaitu meyakini bahwa penyembahan hanya kepada satu sesembahan saja, dan kepada-Nya lah cinta kita yang tertinggi kita persembahkan. </p>
<p>Maka, konsekuensinya, penyembahan kepada banyak sesembahan adalah sesuatu yang paling bertentangan dengan konsep ini, jika cinta sejati kepada-Nya, maka tentu kita benci terhadap penyembahan kepada banyak sesembahan. </p>
<p>Kemudian perlu diketahui, kebencian terhadap penyembahan kepada sesembahan lain ini tidak berarti kita harus membunuhi setiap orang kafir yang kita temui di jalan. Tidak demikian. Membenci itu harus, tapi soal memerangi itu terdapat aturan khusus. Intinya membenci kekafiran itu harus, tapi melukai orang sembarangan, mengebom di sana-sini, merusak, dll tidak dibenarkan dalam Islam.</p>
<p>Nah, kami harap mas Indra bersemangat untuk mengenal Islam lebih dalam lagi agar tidak salah dalam menilai dan tidak terbawa pengaruh media dan pengaruh orientalis yang membuat stigma negatif tentang Islam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Indra</title>
		<link>http://ustadzkholid.com/tanya-ustadz/aqidah-tanya-ustadz/di-negeri-kafir-bagaimana-shalatnya/comment-page-1/#comment-737</link>
		<dc:creator>Indra</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2009 02:56:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzkholid.com/?p=1108#comment-737</guid>
		<description>Ajaran Islam, kok serem banget yah. Penuh kecurigaan, penuh nada permusuhan dan menakutkan. Orang-orang non muslim semuanya dipandang seperti iblis yang harus dimusnahkan atau disamakan dengan binatang yang menjijikkan hingga tidak boleh didekati, malah lebih baik dibasmi dan dibumihanguskan. 
Inikah Islam yang saat ini menjadi agama ku?  Kalau aku tidak tahu. Yang ada dalam benak ku Islam itu ajaran yang mengusung etika dan moralitas yang mulia. Pembawa kedamaian dan mengajarkan baik sangka.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ajaran Islam, kok serem banget yah. Penuh kecurigaan, penuh nada permusuhan dan menakutkan. Orang-orang non muslim semuanya dipandang seperti iblis yang harus dimusnahkan atau disamakan dengan binatang yang menjijikkan hingga tidak boleh didekati, malah lebih baik dibasmi dan dibumihanguskan.<br />
Inikah Islam yang saat ini menjadi agama ku?  Kalau aku tidak tahu. Yang ada dalam benak ku Islam itu ajaran yang mengusung etika dan moralitas yang mulia. Pembawa kedamaian dan mengajarkan baik sangka.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
