<?xml version="1.0" encoding="UTF8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Hukum Cadar: Dalil-Dalil Ulama yang Tidak Mewajibkan (4)</title>
	<atom:link href="http://ustadzkholid.com/muslimah/hukum-cadar-dalil-dalil-ulama-yang-tidak-mewajibkan-4/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ustadzkholid.com/muslimah/hukum-cadar-dalil-dalil-ulama-yang-tidak-mewajibkan-4/</link>
	<description>Meniti Sunnah Menggapai Ukhuwah</description>
	<lastBuildDate>Sun, 14 Mar 2010 06:51:17 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: sandhi</title>
		<link>http://ustadzkholid.com/muslimah/hukum-cadar-dalil-dalil-ulama-yang-tidak-mewajibkan-4/comment-page-1/#comment-1399</link>
		<dc:creator>sandhi</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Jan 2010 06:23:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzkholid.com/?p=1291#comment-1399</guid>
		<description>MUKTAMAR VIII NAHDLATUL ULAMA
Keputusan Masalah Diniyyah Nomor : 135 / 12 Muharram 1352 H / 7 Mei 1933 Tentang
HUKUM KELUARNYA WANITA DENGAN TERBUKA WAJAH DAN KEDUA TANGANNYA

Pertanyaan : 
Bagaimana hukumnya keluarnya wanita akan bekerja dengan terbuka muka dan kedua tangannya? Apakah HARAM atau Makruh?  Kalau dihukumkan HARAM, apakah ada pendapat yang menghalalkan? Karena demikian itu telah menjadi Dharurat, ataukah tidak? (Surabaya)

Jawaban :  
Hukumnya wanita keluar yang demikian itu HARAM, menurut pendapat yang Mu’tamad ( yang kuat dan dipegangi - penj ). 
Menurut pendapat yang lain, boleh wanita keluar untuk jual-beli dengan terbuka muka dan kedua tapak tangannya, dan menurut Mazhab Hanafi,  demikian itu boleh, bahkan dengan terbuka kakinya,  APABILA TIDAK ADA FITNAH.     

SUMBER :   
Ahkamul Fuqaha, Solusi Problematika Hukum Islam, Keputusan Muktamar, Munas, dan Konbes Nahdlatul Ulama (1926-2004 M), halaman123-124, Pengantar: Rais ‘Am PBNU, DR.KH.MA Sahal Mahfudh; Lajnah Ta’lif wan Nasyr (LTN) NU Jatim dan Khalista, cet.III, Pebruari 2007.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>MUKTAMAR VIII NAHDLATUL ULAMA<br />
Keputusan Masalah Diniyyah Nomor : 135 / 12 Muharram 1352 H / 7 Mei 1933 Tentang<br />
HUKUM KELUARNYA WANITA DENGAN TERBUKA WAJAH DAN KEDUA TANGANNYA</p>
<p>Pertanyaan :<br />
Bagaimana hukumnya keluarnya wanita akan bekerja dengan terbuka muka dan kedua tangannya? Apakah HARAM atau Makruh?  Kalau dihukumkan HARAM, apakah ada pendapat yang menghalalkan? Karena demikian itu telah menjadi Dharurat, ataukah tidak? (Surabaya)</p>
<p>Jawaban :<br />
Hukumnya wanita keluar yang demikian itu HARAM, menurut pendapat yang Mu’tamad ( yang kuat dan dipegangi &#8211; penj ).<br />
Menurut pendapat yang lain, boleh wanita keluar untuk jual-beli dengan terbuka muka dan kedua tapak tangannya, dan menurut Mazhab Hanafi,  demikian itu boleh, bahkan dengan terbuka kakinya,  APABILA TIDAK ADA FITNAH.     </p>
<p>SUMBER :<br />
Ahkamul Fuqaha, Solusi Problematika Hukum Islam, Keputusan Muktamar, Munas, dan Konbes Nahdlatul Ulama (1926-2004 M), halaman123-124, Pengantar: Rais ‘Am PBNU, DR.KH.MA Sahal Mahfudh; Lajnah Ta’lif wan Nasyr (LTN) NU Jatim dan Khalista, cet.III, Pebruari 2007.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Tommi</title>
		<link>http://ustadzkholid.com/muslimah/hukum-cadar-dalil-dalil-ulama-yang-tidak-mewajibkan-4/comment-page-1/#comment-915</link>
		<dc:creator>Tommi</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 13:40:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzkholid.com/?p=1291#comment-915</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum,

Afwan pak ustadz,
Kalo dilihat dari bagian kedelapan belas (tambahan), jadi kesimpulannya memakai cadar itu tidaklah wajib, bukan begitu pak?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum,</p>
<p>Afwan pak ustadz,<br />
Kalo dilihat dari bagian kedelapan belas (tambahan), jadi kesimpulannya memakai cadar itu tidaklah wajib, bukan begitu pak?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
