<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Status Anak Zina</title>
	<atom:link href="http://ustadzkholid.com/fiqih/status-anak-zina/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ustadzkholid.com/fiqih/status-anak-zina/</link>
	<description>Meniti Sunnah Menggapai Ukhuwah</description>
	<lastBuildDate>Sun, 25 Jul 2010 10:51:49 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Gery</title>
		<link>http://ustadzkholid.com/fiqih/status-anak-zina/comment-page-1/#comment-1571</link>
		<dc:creator>Gery</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Feb 2010 02:40:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzkholid.com/?p=442#comment-1571</guid>
		<description>Assalamualaikum wr.wb.

  Pak Ustadz, kalau anak saya mungkin bukan benih sari saya. Sesuai dengan istri selingkuh harus di cerai, karena ini sudah terjadi berulangkali saya berencana menceraikan istri saya. Tetapi saya ingin tes DNA secara diam2 dengan anak saya.
Pertanyaanya, kalau anak saya terbukti bukan dari benih saya dan kami bercerai, apakah saya masih berkewajiban menafkahi anak saya.
  Pak Ustadz, tolong jawab pertanyan saya yang sedang bingung.
Wassalamu alaikum wr.wb.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum wr.wb.</p>
<p>  Pak Ustadz, kalau anak saya mungkin bukan benih sari saya. Sesuai dengan istri selingkuh harus di cerai, karena ini sudah terjadi berulangkali saya berencana menceraikan istri saya. Tetapi saya ingin tes DNA secara diam2 dengan anak saya.<br />
Pertanyaanya, kalau anak saya terbukti bukan dari benih saya dan kami bercerai, apakah saya masih berkewajiban menafkahi anak saya.<br />
  Pak Ustadz, tolong jawab pertanyan saya yang sedang bingung.<br />
Wassalamu alaikum wr.wb.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: gun</title>
		<link>http://ustadzkholid.com/fiqih/status-anak-zina/comment-page-1/#comment-1366</link>
		<dc:creator>gun</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Jan 2010 13:59:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzkholid.com/?p=442#comment-1366</guid>
		<description>6 bulan saya menikah dg wanita yg mengaku telah di cerai,sekarang kebohongan si wanita terbongkar ternyata dia masih bersuami.wanita yg sya nikahi sekarang sdg mengandung anak sya,bagaimana status nikah saya dan bagaimana status anak yg di kandung.mohon penjelasannya.wass</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>6 bulan saya menikah dg wanita yg mengaku telah di cerai,sekarang kebohongan si wanita terbongkar ternyata dia masih bersuami.wanita yg sya nikahi sekarang sdg mengandung anak sya,bagaimana status nikah saya dan bagaimana status anak yg di kandung.mohon penjelasannya.wass</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: reni</title>
		<link>http://ustadzkholid.com/fiqih/status-anak-zina/comment-page-1/#comment-1290</link>
		<dc:creator>reni</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Dec 2009 19:02:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzkholid.com/?p=442#comment-1290</guid>
		<description>ass.sy pny saudara.saudara saya hamil diluar nikah. kemudian dia menikah sah dengan bapak dari jabang bayi ini. sepengetahuan saya, dia harus dirujuk lagi meskipun dia sudah menikah sah.apakah benar begitu ustads?

dan satu lagi,suami saya pernah mengucapkan &quot;y sudah nanti kalau saya pulang,saya cerai u&quot;.suami saya kerja diluar pulau.apa kita perlu rujuk lagi??dan bagaimana caranya?

jawab via email saja ustad

mohon bantuannya.trima kasih banyak.wasalam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ass.sy pny saudara.saudara saya hamil diluar nikah. kemudian dia menikah sah dengan bapak dari jabang bayi ini. sepengetahuan saya, dia harus dirujuk lagi meskipun dia sudah menikah sah.apakah benar begitu ustads?</p>
<p>dan satu lagi,suami saya pernah mengucapkan &#8220;y sudah nanti kalau saya pulang,saya cerai u&#8221;.suami saya kerja diluar pulau.apa kita perlu rujuk lagi??dan bagaimana caranya?</p>
<p>jawab via email saja ustad</p>
<p>mohon bantuannya.trima kasih banyak.wasalam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ogesezuka</title>
		<link>http://ustadzkholid.com/fiqih/status-anak-zina/comment-page-1/#comment-1143</link>
		<dc:creator>ogesezuka</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Oct 2009 15:41:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzkholid.com/?p=442#comment-1143</guid>
		<description>assalamualaikum ustad

saya mau nanya nih,bagaimana hukumnya anak jinah jadi wali nikah???
berikut dalilnya yah..
makasih sebelumnya...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamualaikum ustad</p>
<p>saya mau nanya nih,bagaimana hukumnya anak jinah jadi wali nikah???<br />
berikut dalilnya yah..<br />
makasih sebelumnya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ummu shafiyyah</title>
		<link>http://ustadzkholid.com/fiqih/status-anak-zina/comment-page-1/#comment-817</link>
		<dc:creator>Ummu shafiyyah</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Sep 2009 19:00:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzkholid.com/?p=442#comment-817</guid>
		<description>Afwan numpang titipan p&#039;tanyaan. 
Teman ana sdh 4 th psh rmh dgn suaminya,tp tetap mdpt nafkah (uang) u/anak mrk. Pd saat ribut2 dl suamiñ bkata : klo kel kamu spe tau mslh ini,lbh baik kita pisah. Pertanyaan ana :
1. Apakah kalimat spt itu trmsk talak? Krn akhirnya smua kel tau.
2. Jika mau rujuk apa wajib nikah lg?
3. Apakah hukumnya jk nikah dipimpin ahlul hizbiyah (HT/IM/JT)? 
Jazakumullah khair. Afwan jk tdk b&#039;kenan memuatñ, ana mohon jwbn via email krn perjanjian acara rujuk insya Allah stlh lebaran.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Afwan numpang titipan p&#8217;tanyaan.<br />
Teman ana sdh 4 th psh rmh dgn suaminya,tp tetap mdpt nafkah (uang) u/anak mrk. Pd saat ribut2 dl suamiñ bkata : klo kel kamu spe tau mslh ini,lbh baik kita pisah. Pertanyaan ana :<br />
1. Apakah kalimat spt itu trmsk talak? Krn akhirnya smua kel tau.<br />
2. Jika mau rujuk apa wajib nikah lg?<br />
3. Apakah hukumnya jk nikah dipimpin ahlul hizbiyah (HT/IM/JT)?<br />
Jazakumullah khair. Afwan jk tdk b&#8217;kenan memuatñ, ana mohon jwbn via email krn perjanjian acara rujuk insya Allah stlh lebaran.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: awam</title>
		<link>http://ustadzkholid.com/fiqih/status-anak-zina/comment-page-1/#comment-505</link>
		<dc:creator>awam</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Jun 2009 11:31:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzkholid.com/?p=442#comment-505</guid>
		<description>assalamu&#039;alaikum

bagaimana dengan jawaban untuk pertanyaan akh ghony? siapa wali dari si anak zina perempuan ketika menikah?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu&#8217;alaikum</p>
<p>bagaimana dengan jawaban untuk pertanyaan akh ghony? siapa wali dari si anak zina perempuan ketika menikah?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Mujahid</title>
		<link>http://ustadzkholid.com/fiqih/status-anak-zina/comment-page-1/#comment-335</link>
		<dc:creator>Mujahid</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2009 09:59:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzkholid.com/?p=442#comment-335</guid>
		<description>Mahromkah anak zina terhadap keluarga lelaki yang menzinai ibunya?
Telah lalu dijelaskan menurut pendapat yang rajih adalah anak zina terputus nasab dan hak warisnya dari lelaki yang menzinai ibunya (bapaknya). Dengan dasar ini maka anak zina tersebut bukanlah mahrom bagi keluarga lelaki tersebut, sebab status mahrom didapatkan dengan tiga sebab yaitu nasab, persusuan dan perkawinan dan ketiga sebab ini tidak ada pada anak zina. Oleh karena itu ia bukanlah mahram bagi lelaki tersebut, saudara dan anak-anak lelaki tersebut yang dilahirkan dari pernikahan yang sah. Konsekuensinya seluruh hukum-hukum yang berhubungan dengan kebolehan melihat, khalwat dan safar dilarang diantara mereka.

Bismillah,
Assalamu&#039;alaikum

Ustadz ana masih belum jelas pada kalimat di atas mohon penjelasannya yang lebih mudah ana fahami :
1. Laki2 berzina dengan wanita kemudian hamil 3 bulan misalnya, kemudian di nikahkan sama orang tuanya.
Pertanyaan : Pernikahannya sah apa tidak ?

2. Kemidian anak tersebut lahir ( wanita misalnya ) 
Pertanyaan : anak tersebut mahrom tidak sama bapaknya ( yg menzinai ibunya )? 
&gt;&gt; ana pernah dengar bahwa anak susuan ( wanita ) mahrom bagi suami dari ibu susu ( ini benar tidak? )
&quot; sebab status mahrom didapatkan dengan tiga sebab yaitu nasab, persusuan dan perkawinan dan ketiga sebab ini tidak ada pada anak zina &quot;
Pertanyaan : Ustad bukankah anak zina tersebut di susui oleh ibunya yang menjadikan mahrom bagi ibunya ( jika anak tsb laki2 ) jika anak tsb wanita mahrom apa tidak dengan bapaknya ( yang menzinai ibunya dan telah bertobat dan telah menikai ibunya karena dulu belum mengerti ilmu yang syar&#039;i )
Atas jawaban dari Ustadz ana ucapkan jazzakumulloh khoiron

Wassalamu&#039;alaikum

Mijahid</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mahromkah anak zina terhadap keluarga lelaki yang menzinai ibunya?<br />
Telah lalu dijelaskan menurut pendapat yang rajih adalah anak zina terputus nasab dan hak warisnya dari lelaki yang menzinai ibunya (bapaknya). Dengan dasar ini maka anak zina tersebut bukanlah mahrom bagi keluarga lelaki tersebut, sebab status mahrom didapatkan dengan tiga sebab yaitu nasab, persusuan dan perkawinan dan ketiga sebab ini tidak ada pada anak zina. Oleh karena itu ia bukanlah mahram bagi lelaki tersebut, saudara dan anak-anak lelaki tersebut yang dilahirkan dari pernikahan yang sah. Konsekuensinya seluruh hukum-hukum yang berhubungan dengan kebolehan melihat, khalwat dan safar dilarang diantara mereka.</p>
<p>Bismillah,<br />
Assalamu&#8217;alaikum</p>
<p>Ustadz ana masih belum jelas pada kalimat di atas mohon penjelasannya yang lebih mudah ana fahami :<br />
1. Laki2 berzina dengan wanita kemudian hamil 3 bulan misalnya, kemudian di nikahkan sama orang tuanya.<br />
Pertanyaan : Pernikahannya sah apa tidak ?</p>
<p>2. Kemidian anak tersebut lahir ( wanita misalnya )<br />
Pertanyaan : anak tersebut mahrom tidak sama bapaknya ( yg menzinai ibunya )?<br />
&gt;&gt; ana pernah dengar bahwa anak susuan ( wanita ) mahrom bagi suami dari ibu susu ( ini benar tidak? )<br />
&#8221; sebab status mahrom didapatkan dengan tiga sebab yaitu nasab, persusuan dan perkawinan dan ketiga sebab ini tidak ada pada anak zina &#8221;<br />
Pertanyaan : Ustad bukankah anak zina tersebut di susui oleh ibunya yang menjadikan mahrom bagi ibunya ( jika anak tsb laki2 ) jika anak tsb wanita mahrom apa tidak dengan bapaknya ( yang menzinai ibunya dan telah bertobat dan telah menikai ibunya karena dulu belum mengerti ilmu yang syar&#8217;i )<br />
Atas jawaban dari Ustadz ana ucapkan jazzakumulloh khoiron</p>
<p>Wassalamu&#8217;alaikum</p>
<p>Mijahid</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ghony</title>
		<link>http://ustadzkholid.com/fiqih/status-anak-zina/comment-page-1/#comment-219</link>
		<dc:creator>ghony</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Mar 2009 13:48:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzkholid.com/?p=442#comment-219</guid>
		<description>ass...mas gmn seandainya anak yang terlahir zina itu perempuan.pada saat nikah,si calon pengantin prianya pada saat mengucapkan ijab kobul.misal saya terima nikahnya siti binti wati(nama ibunya) atau siti bin andre (nama ayah yang dulu telah menzinahi ibunya/wati,tetapi mereka tlah menikah sebelum wati terlahir kedunia) dengan maskawin emas 2 gram.di bayar tunai....makasih  klo masnya mau memberi jawaban atas pertanyaan ini..wass</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ass&#8230;mas gmn seandainya anak yang terlahir zina itu perempuan.pada saat nikah,si calon pengantin prianya pada saat mengucapkan ijab kobul.misal saya terima nikahnya siti binti wati(nama ibunya) atau siti bin andre (nama ayah yang dulu telah menzinahi ibunya/wati,tetapi mereka tlah menikah sebelum wati terlahir kedunia) dengan maskawin emas 2 gram.di bayar tunai&#8230;.makasih  klo masnya mau memberi jawaban atas pertanyaan ini..wass</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: kholid syamhudi</title>
		<link>http://ustadzkholid.com/fiqih/status-anak-zina/comment-page-1/#comment-209</link>
		<dc:creator>kholid syamhudi</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2009 02:02:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzkholid.com/?p=442#comment-209</guid>
		<description>Wa&#039;alaikumussalam
Pernikahannya sah setelah keduanya taubat dan nafkah anak tanggungjawab ibu
Wassalam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wa&#8217;alaikumussalam<br />
Pernikahannya sah setelah keduanya taubat dan nafkah anak tanggungjawab ibu<br />
Wassalam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ibnu ramadhan</title>
		<link>http://ustadzkholid.com/fiqih/status-anak-zina/comment-page-1/#comment-205</link>
		<dc:creator>ibnu ramadhan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Mar 2009 07:00:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzkholid.com/?p=442#comment-205</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum, Ustadz yang memberinafkah anak zina ini menjadi tanggung jawab siapa..? Sah/tdk pernikahan orang tuanya, seperti yg ditanyakan akhi ibnu mungkani..?
Wassalamu&#039;alaikum.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum, Ustadz yang memberinafkah anak zina ini menjadi tanggung jawab siapa..? Sah/tdk pernikahan orang tuanya, seperti yg ditanyakan akhi ibnu mungkani..?<br />
Wassalamu&#8217;alaikum.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
