<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Hukum-Hukum Seputar Shalat Berjama’ah</title>
	<atom:link href="http://ustadzkholid.com/fiqih/shalat-fiqih/hukum-hukum-seputar-shalat-berjama%e2%80%99ah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ustadzkholid.com/fiqih/shalat-fiqih/hukum-hukum-seputar-shalat-berjama%e2%80%99ah/</link>
	<description>Meniti Sunnah Menggapai Ukhuwah</description>
	<lastBuildDate>Fri, 20 Apr 2012 02:44:02 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
	<item>
		<title>By: giri</title>
		<link>http://ustadzkholid.com/fiqih/shalat-fiqih/hukum-hukum-seputar-shalat-berjama%e2%80%99ah/comment-page-1/#comment-3028</link>
		<dc:creator>giri</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Jul 2011 14:32:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzkholid.com/?p=1187#comment-3028</guid>
		<description>Assalamu’alaikum ustadz
terima kasih sekali atas share-nya ini sangat bermanfaat bagi saya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu’alaikum ustadz<br />
terima kasih sekali atas share-nya ini sangat bermanfaat bagi saya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: abdurahman</title>
		<link>http://ustadzkholid.com/fiqih/shalat-fiqih/hukum-hukum-seputar-shalat-berjama%e2%80%99ah/comment-page-1/#comment-1212</link>
		<dc:creator>abdurahman</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Nov 2009 18:25:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzkholid.com/?p=1187#comment-1212</guid>
		<description>assalamu&#039;alaikum warohmatullah
tanggapan saudara prihat...,hendaklah bertaqwa kepada Allah..
pertanyaan antum ini..sudah banyak antum sampaikan dibanyak website...dengan redaksi yang di copy dan paste...semoga ini pertanyaan murni,bukan menyebarkan opini..apalagi menyebutkan nama sebuah lembaga (radio rodja)yang sudah antum nilai dan dijustifikasi sudah melakukan kekeliruan besar...,Allahu al Musta&#039;aan.keadaan penuntut ilmu akhir zamankah ini,,????</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu&#8217;alaikum warohmatullah<br />
tanggapan saudara prihat&#8230;,hendaklah bertaqwa kepada Allah..<br />
pertanyaan antum ini..sudah banyak antum sampaikan dibanyak website&#8230;dengan redaksi yang di copy dan paste&#8230;semoga ini pertanyaan murni,bukan menyebarkan opini..apalagi menyebutkan nama sebuah lembaga (radio rodja)yang sudah antum nilai dan dijustifikasi sudah melakukan kekeliruan besar&#8230;,Allahu al Musta&#8217;aan.keadaan penuntut ilmu akhir zamankah ini,,????</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Abu Syaef</title>
		<link>http://ustadzkholid.com/fiqih/shalat-fiqih/hukum-hukum-seputar-shalat-berjama%e2%80%99ah/comment-page-1/#comment-1168</link>
		<dc:creator>Abu Syaef</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Nov 2009 16:21:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzkholid.com/?p=1187#comment-1168</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum ustadz.
Saya mau bertanya tentang bacaan makmum dibelakang imam yg membaca dgn suara keras</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum ustadz.<br />
Saya mau bertanya tentang bacaan makmum dibelakang imam yg membaca dgn suara keras</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Nasirul Haq</title>
		<link>http://ustadzkholid.com/fiqih/shalat-fiqih/hukum-hukum-seputar-shalat-berjama%e2%80%99ah/comment-page-1/#comment-1109</link>
		<dc:creator>Nasirul Haq</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2009 14:17:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzkholid.com/?p=1187#comment-1109</guid>
		<description>shalat yang lebih afdol itu dimana ya ustad?
apa dimasjid atau dirumah sebelum hendak kemesjid!!!!!!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>shalat yang lebih afdol itu dimana ya ustad?<br />
apa dimasjid atau dirumah sebelum hendak kemesjid!!!!!!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: prihat ramdhani</title>
		<link>http://ustadzkholid.com/fiqih/shalat-fiqih/hukum-hukum-seputar-shalat-berjama%e2%80%99ah/comment-page-1/#comment-875</link>
		<dc:creator>prihat ramdhani</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Sep 2009 04:16:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzkholid.com/?p=1187#comment-875</guid>
		<description>Assalamu’alaykum warohmatullohi wabarokatuh,

Ustadz, ana pelanggan majalah As-Sunnah, Al-Mawaddah dan Qiblati (juga Elfata dan Kinan untuk anak ana )serta pendengar radio Rodja. Ana sudah mengikuti serial mengenai awal waktu Adzan Shubuh di majalah Qiblati, dari yang ana baca dimajalah tersebut dan sangat urgent ana sampaikan bahwa :

1.	Mayoritas masjid-masjid di seluruh dunia melakukan adzan waktu masuk sholat Shubuh lebih cepat 20 – 30 menit dari terbitnya waktu fajar Shodiq ( Mesjidil Haram telah mengundurkan Adzan Shubuh 5 menit dan Iqomat Shubuh 20 menit kemudian sehingga Sholat Shubuh yang didirikan sudah sesuai dengan terbitnya waktu Fajar Shodiq ).
2.	Setidaknya ada 5 waktu konversi waktu Adzan Shubuh : Pedoman Waktu  Sholat Sepanjang Masa, Federasi Islam Amerika Utara, Rabitah Alam Islami, Universitas  Ummul Quro dan Dinas Geologi Mesir, masing-masing berbeda hingga 30 menit.
3.	Berdasarkan Fakta dan Pengamatan yang dilakukan Tim/Kru Qiblati di sejumlah tempat bahwa  waktu waktu Adzan Shubuh konversi  Federasi Islam Amerika Utara yang mendekati fakta, sedangkan jadwal Sholat yang lainnya lebih cepat 20 – 30 menit.
4.	Ana juga mengikuti dikumandangkannya adzan Shubuh di Radio Rodja dan kemungkinan Radio Rodja mengikuti jadwal dari Pedoman Waktu  Sholat Sepanjang Masa seperti umumnya media elektronik lainnya di seluruh Indonesia, sehingga apa yang telah dilakukan oleh radio Rodja dan media lainnya adalah suatu kekeliruan yang wajib segera diperbaiki.
5.	Wallohu ‘alam.

Demikian maksud ana semoga bermanfaat,  dan mohon tanggapan Ustadz karena hal ini menyangkut halal haram atau sah tidak sahnya Sholat atau shoum Romadhon.  Atas perhatian ustadz ana ucapkan jazakumulloh khoiron katsiron. 

Wassalamu’alaykum warohmatullohi wabarokatuh

PRIHAT RAMDHANI</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu’alaykum warohmatullohi wabarokatuh,</p>
<p>Ustadz, ana pelanggan majalah As-Sunnah, Al-Mawaddah dan Qiblati (juga Elfata dan Kinan untuk anak ana )serta pendengar radio Rodja. Ana sudah mengikuti serial mengenai awal waktu Adzan Shubuh di majalah Qiblati, dari yang ana baca dimajalah tersebut dan sangat urgent ana sampaikan bahwa :</p>
<p>1.	Mayoritas masjid-masjid di seluruh dunia melakukan adzan waktu masuk sholat Shubuh lebih cepat 20 – 30 menit dari terbitnya waktu fajar Shodiq ( Mesjidil Haram telah mengundurkan Adzan Shubuh 5 menit dan Iqomat Shubuh 20 menit kemudian sehingga Sholat Shubuh yang didirikan sudah sesuai dengan terbitnya waktu Fajar Shodiq ).<br />
2.	Setidaknya ada 5 waktu konversi waktu Adzan Shubuh : Pedoman Waktu  Sholat Sepanjang Masa, Federasi Islam Amerika Utara, Rabitah Alam Islami, Universitas  Ummul Quro dan Dinas Geologi Mesir, masing-masing berbeda hingga 30 menit.<br />
3.	Berdasarkan Fakta dan Pengamatan yang dilakukan Tim/Kru Qiblati di sejumlah tempat bahwa  waktu waktu Adzan Shubuh konversi  Federasi Islam Amerika Utara yang mendekati fakta, sedangkan jadwal Sholat yang lainnya lebih cepat 20 – 30 menit.<br />
4.	Ana juga mengikuti dikumandangkannya adzan Shubuh di Radio Rodja dan kemungkinan Radio Rodja mengikuti jadwal dari Pedoman Waktu  Sholat Sepanjang Masa seperti umumnya media elektronik lainnya di seluruh Indonesia, sehingga apa yang telah dilakukan oleh radio Rodja dan media lainnya adalah suatu kekeliruan yang wajib segera diperbaiki.<br />
5.	Wallohu ‘alam.</p>
<p>Demikian maksud ana semoga bermanfaat,  dan mohon tanggapan Ustadz karena hal ini menyangkut halal haram atau sah tidak sahnya Sholat atau shoum Romadhon.  Atas perhatian ustadz ana ucapkan jazakumulloh khoiron katsiron. </p>
<p>Wassalamu’alaykum warohmatullohi wabarokatuh</p>
<p>PRIHAT RAMDHANI</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

