Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarakatuh
Saya mendapatkan pernyataan dari teman, sebagai berikut :
“Beruntunglah kita dilahirkan sudah beragama islam karena orang tua kita kebetulan juga beragama islam. Yang menjadi pertanyaan saya adalah bagaimana Tuhan memberikan kelahiran kepada seseorang yg hidup dipelosok ujung dunia, katakan ujung dunia indonesia yg sangat terpencil, misalnya di Wamena (Irian Jaya) yang kita nggak ngerti bahasa orang wamena, mereka masih pake koteka dan nggak pernah tahu akan agama Islam sampe mereka meninggal lalu apakah mereka kita bilang kafir?”
Mohon tanggapannya dari Bapak atas pernyataan dari temen saya tersebut. Terimakasih. Wassalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh
Wisnu
Alamat: Prabumulih – Sumatera Selatan
Email: wisxxxx@yahoo.com Continue Reading
Ustad ana mau tanya, Insya Allah ana ingin safar ke negara kafir (China) yang tidak didirikan shalat fardu di dalamnya.Pertanyaannya:
Syukran
Abu Jiddan
Alamat: Cengkareng, Jakarta Barat
Email: sukur_taxxxx@yahoo.com
Assalamu`alaykum, Ustadz. Barokallohufiikum. Ana mau tanya, Ustadz. Bagaimana hukum merayakan hari kemerdekaan (17 Agustus)? Karena ada teman ana yang saya ingatkan bahwa hari raya hanya ada dua, dia justru membantah “ini bukan hari raya agama”. Seperti itu. Mohon penjelasan. Jazakallah khoir. wassalamu`alakyum.
Erwin Yulianto a.k.a Abu Abdillah
Alamat: Tangerang
Email: weensmailxxx@yahoo.co.id
Continue Reading
Komentar