<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>UstadzKholid &#187; Renungan</title>
	<atom:link href="http://ustadzkholid.com/category/renungan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ustadzkholid.com</link>
	<description>Meniti Sunnah Menggapai Ukhuwah</description>
	<lastBuildDate>Tue, 13 Jul 2010 04:59:03 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Nasehat Terakhir Syaikh Ibnu Baz</title>
		<link>http://ustadzkholid.com/renungan/nasehat-terakhir-syaikh-ibnu-baz/</link>
		<comments>http://ustadzkholid.com/renungan/nasehat-terakhir-syaikh-ibnu-baz/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Sep 2009 03:52:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Fatwa]]></category>
		<category><![CDATA[nasehat]]></category>
		<category><![CDATA[Syaikh Bin Baz]]></category>
		<category><![CDATA[ulama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ustadzkholid.com/?p=1215</guid>
		<description><![CDATA[Nasehat terakhir yang sangat berharga dari ulama ummat Islam abad ini, Syaikh Abdul Aziz bin Baz Rahimahullahuta'ala]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketahuilah wahai sekalian kaum muslimin, sudah menjadi kewajiban setiap orang yang berilmu untuk mengingatkan hal ini dan menasehati orang serta mendakwahkannya sesuai kemampuannya. Hal ini dilakukan untuk menunaikan kewajiban penyampaian dan dakwah dan mengikuti para Rasul serta menjauhkan diri dari sikap menyembunyikan ilmu. Sikap yang telah diperingatkan Allah dalam Alqur’an sebagaimana firmanNya:</p>
<p style="font-size:22px;text-align:right;font-family:Traditional Arabic">????? ????????? ??????????? ????????????? ???? ????????????? ?????????? ??? ?????? ?????????????? ????????? ??? ?????????? ??????????? ???????????? ????? ?????????????? ?????????????</p>
<p>“<em>Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan berupa keterangan-keterangan (yang jelas) dan petunjuk, setelah Kami menerangkannya kepada manusia dalam Al-Kitab, mereka itu dila&#8217;nati Allah dan dila&#8217;nati (pula) oleh semua (makhluk) yang dapat mela&#8217;nati</em>” (QS. Al Baqarah: 159)</p>
<p>Juga telah ada hadits yang shahih dari Rasulullah <em>Shallallahu’alaihi Wasallam</em> yang menyatakan:</p>
<p style="font-size:22px;text-align:right;font-family:Traditional Arabic">???? ????? ????? ?????? ?????? ?????? ?????? ?????????</p>
<p><em>“</em><em>Barang siapa yang menunjukkan kepada kebaikan maka ia mendapat pahala seperti pahala pelakunya</em><em>”</em></p>
<p>Dan beliaupun bersabda:</p>
<p style="font-size:22px;text-align:right;font-family:Traditional Arabic">???? ????? ????? ????? ????? ???? ???? ????????? ?????? ??????? ???? ???????? ??? ???????? ?????? ???? ??????????? ??????? ?????? ????? ????? ????????? ????? ???????? ???? ????????? ?????? ?????? ???? ???????? ??? ???????? ?????? ???? ?????????? ???????</p>
<p><em>“</em><em>Barang siapa yang mengajak kepada petunjuk mak ia mendapat pahala seperti pahala orang yang mengikutinya tanpa mengurangi sedikpun pahala mereka. Barang siapa yang mengajak kepada kesesatan maka ia mendapat dosa seperti dosa-dosa orang yang mengikruinya tanpa mengurangi sedikitpun dosa mereka</em><em>”</em></p>
<p>kedua hadits ini diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam <em>S</em><em>h</em><em>a</em><em>hih</em>-nya.<span id="more-1215"></span></p>
<p>Jika hal diatas telah diketahui, maka saya wasiyatkan kepada kalian dan diri saya untuk bertaqwa kepada Allah dalam segala keadaan, baik tampak atau sembunyi, keadaan susah atau senang. Wasiat taqwa ini merupakan wasiat Allah dan Rasulnya, sebagaimana firmanNya:</p>
<p style="font-size:22px;text-align:right;font-family:Traditional Arabic">???????? ?????????? ????????? ??????? ?????????? ??? ?????????? ???????????? ???? ???????? ?????</p>
<p><em>“</em><em>Dan sungguh Kami telah memerintahkan kepada orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan (juga) kepada kamu; bertaqwalah kepada Allah</em><em>”</em><em> </em>(QS. An Nisa’: 131)<em> </em></p>
<p>dan beliau <em>Shallallahu’alaihi Wasallam</em> menyampaikannya dalam khutbah:</p>
<h2>
<p style="font-size:22px;text-align:right;font-family:Traditional Arabic">????????????  ????????? ????? ?????????? ?? ??????????</p>
</h2>
<p><em>“</em><em>Aku wasiatkan kalian untuk bertakwa kepada Allah dan bersikap taat dan patuh</em><em>”</em></p>
<p>Kata takwa merupakan kata yang mencakup seluruh kebaikan, sebab hakekatnya adalah menunaikan kewajiban Allah dan menjauhi larangannya dengan ikhlas, cinta dan mengharap pahala serta takut dari adzabNya. Allah telah memerintahkan hambaNya untuk bertakwa dan menjanjikan mereka yang bertakwa kemudahan , keselamatan dari bahaya, kemudahan rezeki, ampunan dosa dan memperoleh surga. Allah berfirman:</p>
<p style="font-size:22px;text-align:right;font-family:Traditional Arabic">??????????? ???????? ???????? ????????? ????? ?????????? ?????????? ?????? ???????</p>
<p><em>“</em><em>Hai manusia, bertaqwalah kepada Rabbmu; sesungguhnya kegoncangan hari kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar (dahsyat</em><em>”</em><em>. (QS. </em><em>Al Hajj</em><em>:</em><em> </em><em>1)</em></p>
<p>dan firman-Nya:</p>
<p style="font-size:22px;text-align:right;font-family:Traditional Arabic">??????????? ????????? ????????? ???????? ????? ??????????? ??????? ????????????? ?????? ?????????? ????? ????? ????? ???????? ????? ???????????</p>
<p><em>“</em><em>Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan</em><em>”</em><em> (QS.</em><em> Al Hashr</em><em>:18)</em></p>
<p>Dan firman-Nya:</p>
<p style="font-size:22px;text-align:right;font-family:Traditional Arabic">????? ??????? ????? ??????? ????? ?????????  ???????????? ???? ?????? ????????????? ????? ??????????? ????? ????? ?????? ???????? ????? ????? ??????? ???????? ???? ?????? ????? ??????? ?????? ???????</p>
<p><em>“</em><em>Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar. Dan memberinya rezki dari arah yang tidada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki)-Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu</em><em>”</em><em> </em>(QS. Ath Thalaq:2-3).</p>
<p>Demikian juga firmanNya:</p>
<p style="font-size:22px;text-align:right;font-family:Traditional Arabic">????? ?????????????? ????? ????????? ???????? ??????????</p>
<p><em>“</em><em>Sesungguhnya bagi orang-orang yang bertaqwa (disediakan) surga-surga yang penuh kenikmatan di sisi Rabbnya</em><em>”</em><em> </em>(QS. Al Qalam:34)<em> </em></p>
<p>Dan firman-Nya:</p>
<p style="font-size:22px;text-align:right;font-family:Traditional Arabic">????? ??????? ????? ????????? ?????? ???????????? ?????????? ???? ???????</p>
<p><em>“D</em><em>an barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan menutupi kesalahan-kesalahannya dan akan melipatgandakan pahala baginya</em><em>”</em><em> (QS.</em><em> Ath Thalaq</em><em>:5) </em><em> </em></p>
<p>dan ayat yang semakna dengannya banyak sekali.</p>
<p>Wahai kaum muslimin, takutlah kepada Allah, bersegeralah melaksanakan ketakwaan dalam segala keadaan dan perhitungkanlahseluruh perkataan dan perbuatan serta pergaulan kalian. Amalan tersebut yang diperbolehkan maka tidak mengapa dikerjakan dan yang tidak diperbolehkan dalam syari’at maka hindarilah walaupun kalian tamak terhadapnya. Karena yang ada disisi Allah lebih baik dan kekal. Barang siapa yang meninggalkan sesuatu karena takwa kepada Allah niscaya Allah akan menggantikannya dengan yang lebih baik darinya. Kapan seorang hamba menjaga dan bertakwa kepada Allah dengan melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangannya, maka Allah akan memberikan mereka keutamaan yang timbul dari ketakwaan tersebut, berupa kemuliaan, kesuksesan, rezeki yang luas, kemudahan dan kebahagiaan dunia dan akhirat.</p>
<p>Sudah jelas bagi semua orang yang memiliki akal dan pandangan, semua yang menimpa kebanyakan kaum muslimin berupa kekerasan hati, tidak suka dengan akhirat, berpaling dari sebab-sebab keselamatan, mengejar dunia dan sebab-sebab mendapatkannya dengan semangat dan ketamakan tanpa melihat hala dan harom dan tenggelam dalam lautan syahwat dan jenis-jenis kesia-siaan dan kelalaian. Semua itu disebabkan hati mereka telah berpaling dari akhirat dan lalai dari dzikir dan mencintai Allah serta dari tafakkur terhadap karunia, nikmat Allah dan ayat-ayatnya baik yang zhahir atau yang batin. Juga disebabkan tidak mempersiapkan diri untuk perjumpaan dengan Allah dan tidak pernah ingat keadaan menghadap-Nya dan berada di keadaan yang dahsyat, yaitu berada di surga atau di neraka.</p>
<p>Wahai kaum muslimin, lihatlah diri kalian, bertaubatlah kepada Allah dan belajarlah ilmu-ilmu agama kalian serta bersegeralah melaksanakan kewajiban Allah dan menjauhi laranganNya agar kalian mendapatkan kemuliaan, petunjuk dan kebahagiaan dunia dan akhirat. Berhati-hatilah dari tenggelam dalam dunia dan mendahulukannya dari akhirat, karena hal itu adalah sifat musuh-musuh Allah dan musuh kalian dari kalangan orang kafir dan munafik. Juga termasuk sebab adzab didunia dan akhirat, sebagaimana firman Allah dalam mensifati musuhNya:</p>
<p style="font-size:22px;text-align:right;font-family:Traditional Arabic">????? ???????? ?????????? ???????????? ??????????? ??????????? ??????? ????????</p>
<p><em>“</em><em>Sesungguhnya mereka (orang kafir) menyukai kehidupan dunia dan mereka tidak memperdulikan kesudahan mereka, pada hari yang berat (hari akhirat</em><em>”</em><em>. </em>(QS. Al Insan: 27)</p>
<p>dan Allah Ta’ala berfirman:</p>
<p style="font-size:22px;text-align:right;font-family:Traditional Arabic">??????????????? ????????????? ?????????????????? ???????? ??????? ????? ?????????????? ????? ??? ?????????? ?????????? ?????????? ??????????? ?????? ??????????</p>
<p><em>“</em><em>Maka janganlah harta benda dan anak-anak mereka menarik hatimu. Sesungguhnya Allah menghendaki dengan (memberi) harta benda dan anak-anak itu untuk menyiksa mereka dalam kehidupan di dunia dan kelak akan melayang nyawa mereka, sedang mereka dalam keadaan kafir</em><em>”</em><em> </em>(QS. At Taubah:55)</p>
<p>Sedangkan kalian tidak diciptakan untuk dunia, tapi kalian diciptakan untuk akhirat dan diperintahkan untuk mencari bekal untuknya. Bahkan dunia diciptakan untuk kalian agar digunakan untuk beribadah kepada Allah yang telah menciptakan kalian dan untuk bersiap menghadap kepadaNya. Sehingga kalian berhak mendapatkan keutamaan, karunia dan pertolonganNya di surga yang penuh kenikmatan.</p>
<p>Buruk sekali secara akal orang yang berpaling dari ibadah (enggan beribadah) kepada sang pencipta dan pemeliharanya dan berpaling dari karunia yang telah dijanjikanNya dan meninggalkannya dengan mendahulukan syahwat kebinatangannya dan ketamakannya dalam mencapai tujuan dunia yang fana’. Padahal Allah telah menjanjikan sesuatu yang lebih baik dan bagus akibatnya didunia dan akhirat. Hendaknya seorang muslim berhati-hati terhadap sikap tertipu dengan jumlah banyaknya manusia dan menyatakan: &#8220;Sungguh manusia telah melakukannya dan terbiasa dengan hal itu, maka saya pun ikut bersama mereka&#8221;. Karena hal ini adalah musibah besar yang telah menghancurkan kebanyakan orang terdahulu. Tapi –wahaai orang yang berakal- wajib bagimu untuk melihat dirimu, mengevaluasinya dan berpegang teguh kepada kebenaran walaupun manusia meninggalkannya. Berhati-hatilah dari smua larangan Allah walaupun seluruh manusai melakukannya, karena kebenaran lebih berhak dikuti dari yang lainnya, sebagaimana firman Allah:</p>
<p style="font-size:22px;text-align:right;font-family:Traditional Arabic">????? ?????? ???????? ???? ??? ????????? ?????????? ???? ??????? ????? ??? ???????????? ?????? ???????? ?????? ???? ?????? ???????????</p>
<p><em>“</em><em>Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang dimuka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan-Nya dan Dia lebih mengetahui tentang orang-orang yang mendapat petunjuk</em><em>”</em><em> </em>(QS. Al An’am: 116)</p>
<p>dan firmanNya:</p>
<p style="font-size:22px;text-align:right;font-family:Traditional Arabic">????????????? ???????? ?????? ???????? ?????????????</p>
<p><em>“</em><em>Dan sebahagian besar manusia tidak akan beriman &#8211; walaupun kamu sangat menginginkannya</em><em>”</em><em> </em>(QS. Yusuf:103).</p>
<p>Sebagian salaf menyatakan: “Janganlah meninggalkan kebenaran karena sedikitnya orang yang ikut dan jangan tertipu dengan kebatilan karena banyaknya orang yang binasa (karena mengikutinya)”. Inilah nasehat saya. Saya ingin menutup nasehat saya ini dengan menyebutkan lima perkara yang merupakan sumber seluruh kebaikan:</p>
<p><strong>Pertama: </strong>ikhlas kepada Allah dalam seluruh perkataan dan perbuatan yang mendekatkan diri kepadanya. Berhati-hatilah dari seluruh kesyirikan baik yang tersembunyi ataupun yang jelas. Inilah kewajiban dan perkara terpenting dan merupakan makna La ilaaha Illa Allah. Amalan ibadah dan perkataannya tidak sah kecuali dengan benar dan selamatnya pokok ini, sebagaimana firman Allah :</p>
<p style="font-size:22px;text-align:right;font-family:Traditional Arabic">???????? ??????? ???????? ??????? ????????? ??? ???????? ?????? ?????????? ????????????? ???????? ?????????????? ????? ?????????????</p>
<p><em>“</em><em>Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) sebelummu:&#8221;Jika kamu mempersekutukan (Allah), niscaya akan hapus amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi</em><em>”</em><em> </em>(QS. Az Zumaar:65)<em> </em><br />
<strong>Kedua: </strong>memahami Al Qur’an dan sunnah Rasulullah dan berpegang teguh kepada keduanya serta bertanya kepada ahli ilmu (ulama) tentang semua yang belim jelas dari perkara agama kalian. Inilah kewajiban bagi setiap muslim. Tidak boleh ia meninggalkan dan berpaling darinya lalu berjalan sekehendak akal dan hawa nafsunya tanpa ilmu dan bashiroh. Inilah makna syahadat Muhammad Rasulullah, karena sahadat ini mengharuskan seorang hamba untuk beriman bahwa Muhammad adalah benar-benar Rasulullah, berpegang teguh kepada ajarannya, membenarkan beritanya dan tidak menyembah Allah kecuali dengan syar’at yang ditetapkan dengan lisan Rasulullah, sebagaimana Allah berfirman:</p>
<p style="font-size:22px;text-align:right;font-family:Traditional Arabic">???? ???? ???????? ?????????? ??????? ?????????????? ???????????? ??????? ?????????? ?????? ??????????? ????????? ??????? ???????</p>
<p><em>“</em><em>Katakanlah:&#8221;Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu&#8221;. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang</em><em>”</em><em> </em>(QS. Al Imran:31)<em> </em></p>
<p>Dan firmanNya:</p>
<p style="font-size:22px;text-align:right;font-family:Traditional Arabic">????? ???????? ?????????? ????????? ????? ????????? ?????? ???????????</p>
<p><em>“</em><em>Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah dia.Dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah</em><em>”</em> (QS. Al Hasyr :7)</p>
<p>dan Rasulullah <em>Shallallahu’alaihi Wasallam</em> bersabda:</p>
<p style="font-size:22px;text-align:right;font-family:Traditional Arabic">???? ?????? ??????? ?????? ???????? ????????? ?????? ?????</p>
<p><em>“</em><em>Barang siapa yang beramal satu amalan yang tidak ada perintahku atasnya maka ia tertolak</em><em>”</em> Diriwayatkan oleh Muslim dalam <em>S</em><em>h</em><em>a</em><em>hih</em>-nya.</p>
<p>Setiap orang yang berpaling dari Al Qur’an dan sunnah pasti mengikuti hawa nafsu  lagi bermaksiat kepada Allah dan berhak mendapatkan kemurkaan dan adzab, sebagaimana firman Allah:</p>
<p style="font-size:22px;text-align:right;font-family:Traditional Arabic">????? ????? ????????????? ???? ????????? ???????? ???????????? ????????????? ?????? ??????? ??????? ???????? ??????? ???????? ????? ????? ????? ????? ????? ?????????? ????????? ?????????????</p>
<p><em>“</em><em>Maka jika mereka tidak menjawab (tantanganmu), ketahuilah bahwa sesungguhnya mereka hanyalah mengikuti hawa nafsu mereka (belaka).Dan siapakah yang lebih sesat dari pada orang yang mengikuti hawa nafsunya dengan tidak mendapat petunjuk dari Allah sedikitpun.Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim</em><em>”</em><em> </em>(QS. Al Qashosh:50)</p>
<p>Allah berfirman dalam menyifati orang kafir:</p>
<p style="font-size:22px;text-align:right;font-family:Traditional Arabic">??? ???????????? ?????? ???????? ???????????? ?????????? ??????? ???????? ???? ?????????? ????????</p>
<p><em>“</em><em>Mereka tidak lain hanyalah mengikuti sangkaan-sangkaan, dan apa yang diingini oleh hawa nafsu mereka, dan sesungguhnya telah datang petunjuk kepada mereka dari Rabb mereka</em><em>”</em><em> </em>(QS. An Najm:23)<em> </em><em> </em></p>
<p>mengikuti hawa nafsu –<em>wal’iyadzu billah</em>- menghapus cahaya hati dan menghalangi kebenaran, sebagaimana firmanNya:</p>
<p style="font-size:22px;text-align:right;font-family:Traditional Arabic">?????????????? ???????? ??????????? ??? ??????? ????? ????? ????????? ?????????? ??? ??????? ?????</p>
<p><em>“D</em><em>an janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah</em><em>”</em><em> </em>(QS. Shad:26)</p>
<p>Maka jauhkanlah diri kalian -<em>s</em><em>emoga Allah merahmati kalian</em>- dari sikap mengikuti hawa nafsu dan berpaling dari petunjuk (meninggalkan petunjuk). Hendaknya kalian berpegang teguh kepada kebenaran dan mendakwahkannya dan berhati-hatilah dari orang yang menyelisihi kebenaran, agar kalian memperoleh kebaikan dunia dan akhirat.</p>
<p><strong>Ketiga:</strong> menegakkan dan menjaga shalat lima waktu berjamaah, karena ini adalah kewajiban yang terpenting dan terbesar setelah syahadatain. Ia merupakan tiang agama dan rukun kedua dari rukun islam. Juga ia adalah amalan pertama hamba yang dihisab pada hari kiamat. Barang siapa yang menjaganya maka ia telah menjaga agamanya dan siapa yang meninggalkannya maka ia telah berpisah dari islam. Alangkah ruginya dan jelek akibatnya pada hari ia menghadap Allah. Oleh karena itu hendaklah kalian menjaganya dan saling menasehati dalam menjaganya. Juga mengingkari orang yang meninggalkannya dan menghijrahinya (memboikotnya), karena hal ini termasuk saling tolong menolong dalam kabaikan dan takwa (<em>Ta’awun ‘Alal Birri wat Taqwa</em>). Hal ini berdasarkan hadits shahih dari Nabi , beliau bersabda:</p>
<p style="font-size:22px;text-align:right;font-family:Traditional Arabic">????????? ??????? ????????? ???????????? ?????????? ?????? ????????? ?????? ?????</p>
<p><em>“</em><em>Perjanjian antara kami dan mereka adalah sholat, mak barang siapa yang meninggalkannya maka ia telah kafir</em><em>”. </em>Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan <em>A</em><em>sh</em><em>h</em><em>abus </em><em>S</em><em>unan</em> dengan sanad yang shahih. Demikian juga sabda beliau:</p>
<p style="font-size:22px;text-align:right;font-family:Traditional Arabic">?????? ????????? ?? ?????? ????????? ??????????? ?????? ??????????</p>
<p><em>“</em><em>Antara seorang dengan kufur dan syirik adalah meninggalkan sholat</em><em>”</em><em>. </em>Dikeluarkan oleh Imam Muslim dalam <em>Sh</em><em>a</em><em>hih</em>-nya.  Dan Rasulullah pun bersabda:</p>
<p style="font-size:22px;text-align:right;font-family:Traditional Arabic">???? ????? ???????? ????????? ??????????????? ???????? ?????? ???? ?????????? ????????????? ?????? ???? ?????????? ???????????? ???????? ???????? ???????????</p>
<p><em>“</em><em>Barang siapa yang melihat kemungkaran maka hendaklah merubahnya dengan tangannya, jika tidak mampu maka dengan lisannya dan jika tidak mampu maka dengan hatinya. Itulah yang paling lemah</em><em>”</em><em> </em>Diriwayatkan oleh <em>I</em><em>mam Muslim</em> dalam <em>S</em><em>h</em><em>a</em><em>hih</em>-nya.</p>
<p><strong>Keempat:</strong> memperhatikan masalah zakat dan semangat mengeluarkannya sebagaimana telah Allah wajibkan, karena ia adalah rukun ketiga dari rukun islam, sehingga wajiba atas setiap muslimin yang mukalaf untuk menghitung harta yang akan dizakati dan menelitinya serta mengeluarkan zakatnya setiap berlalu satu tahun (berlalu <em>haul</em>-nya), jika telah sampai <em>nish</em><em>a</em><em>b</em> zakat. Lalu rela dan lapang dada dalam mengeluarkannya untuk melaksanakan kewajiban Allah dan untuk mensyukuri nikmat-Nya serta berbuat baik kepada hamba-hamba Allah. Kapan seorang hamab melakukannya maka Allah akan melipatkan pahalanya, menggantikan apa yang telah dikeluarkan, memberi barokah dan dikembangkankan serta disucikan harta tersebut, sebagaimana firmanNya:</p>
<p style="font-size:22px;text-align:right;font-family:Traditional Arabic">???? ???? ????????????? ???????? ????????????? ?????????????? ????? ??????? ?????????? ????? ????????? ?????? ??????? ??????? ??????? ???????</p>
<p><em>“</em><em>Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka, dan mendo&#8217;alah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketemtraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui</em><em>”</em><em> </em>(QS. At Taubah:103)<em>.</em></p>
<p>Ketika seorang berbuat bakhil dan meremehkan perkara zakat ini, maka Allah murka kepadanya, menghilangkan barokah harta dan menimpakan kepadanya sebab kehancuran serta menghabiskannya didalam kebatilan. Ditambah dengan adzab dihari kimat nanti, sebagaimana firman Allah:</p>
<p style="font-size:22px;text-align:right;font-family:Traditional Arabic">??????????? ??????????? ????????? ???????????? ????? ?????????????? ??? ??????? ??????? ????????????? ????????? ???????</p>
<p><em>“</em><em>Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih</em><em>”</em><em> </em>(QS. At Taubah:34) seluruh harta yang tidak dikeluarkan zakatnya maka ia menjadi gudang yang menjadi sebab pemiliknya diadzab pada hari kiamat. Semoga Allah melindungi kami dan kalian semua darinya.</p>
<p>Sedangkan orang yang belum <em>muka</em><em>l</em><em>laf</em> dari kaum muslimin, seperti anak kecil dan orang gila, maka diwajibkan kepada walinya (orang yang bertanggung jawab pemeliharaannya) memperhatikan pengeluaran zakat hartanya setiap berlalu setahun (<em>haul</em>). Hal ini karena keumuman dalil-dalil dari Al Qur’an dan sunnah yang menunjukkan kewajiban zakat pada harta seorang muslim, baik <em>mukallaf</em> atau tidak.</p>
<p><strong>Kelima: </strong>diwajibkan kepada seluruh mukallaf dari kalangan kaum muslimin baik laki-laki atau perempuan untuk menta’ati Allah dan RasulNya dalam seluruh perintah Allah dan RasulNya, seperti puasa romadhon, haji jika mampu dan seluruh perintah Allah dan RasulNya yang lain. Juga wajib bagi mereka untuk mengagungkan kesucian Allah dan bertafakur pada tujuan penciptaan dan perintahNya serta selalu mengevaluasi (introspeksi/<em>m</em><em>uhasabah</em>) dirinya dalam hal itu. Jika ia telah melaksanakan kewajiban yang Allah berikan kepadanya maka berbahagialah, pijilah Allah dan mintalah keistiqomahan serta berhati-heti dari perasaan sombong, <em>ujub</em> (bangga diri) dan memuji diri. Jika belum melaksanakannya atau melakukan pelanggaran sebagaian keharaman Allah , maka bersegeralah bertaubat yang benar, menyesal dan istiqamah dalam perintah Allah dan memperbanyak dzikir, <em>istighfar</em>, mengadu kepada Allah dan meminta taubat dari dosa yang telah lalu  serta meminta taufiq untuk dapat berbicara dan beramal baik. Ketika seorang hamba dimudahkan memiliki perkara-perkara diatas maka itulah alamat kebahagian dan keselamatannya di dunia dan akhirat. Ketika mereka lalai dari sirinya dan mengekor hawa nafsu dan syahwatnya serta tidak mempersiapkan diri untuk akhirat, mak itu adalah tanda kehancuran dan kerugiannya.</p>
<p>Hendaknya setiap kalian melihat dirinya dan meng-<em>hisab</em> (introspeksi) serta membongkar aibnya, maka ia akan mendapatkan sesuatu yang membuatnya berduka dan menyibukkan diri sendiri serta mengharuskannya merendah dan bersimpuh kepada Allah dan meminta maaf dan ampunanNya. <em>Muhasabah</em>, merendah dan bersimpuh dihadapan Allah inilah sebab kebahagian, kesuksesan dan kemulian di dunia dan akhirat.</p>
<p>Hendaknya setiap muslim mengetahui bahwa seluruh kesehatan, kedudukan yang tinggi, kemudahan dan kesenangan yang ia dapatkan adalah dari keutamaan Allah dan kebaikan-Nya. Demikian juga sakit, musibah, kemiskinan, kesusahan, penjajahan musuh dan lain-lainnya dari musibah yang menimpanya adalah dengan sebab dosa dan kemaksiatannya.</p>
<p>Sehingga sebab seluruh yang ada didunia dan akhirat dari adzab dan sakit adalah kemaksiatan, penyepisihi perintah Allah dan meremehkan hak-hak-Nya, sebagaimana firman Allah:</p>
<p style="font-size:22px;text-align:right;font-family:Traditional Arabic">????? ??????????? ???? ????????? ??????? ???????? ??????????? ????????? ???? ???????</p>
<p><em>“</em><em>Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu)</em><em>”</em><em> </em>(QS. Asy Syura’:30)</p>
<p>dan firmanNya:</p>
<p style="font-size:22px;text-align:right;font-family:Traditional Arabic">?????? ?????????? ??? ???????? ??????????? ????? ???????? ??????? ???????? ????????????? ?????? ??????? ???????? ??????????? ???????????</p>
<p><em>“</em><em>Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar</em><em>)”</em><em> </em>(QS. Ar Rum:41)<em> </em></p>
<p>Wahai hamba Allah bertakwalah kepada Allah, agungkanlah perintah dan laranganNya, bersegeralah bertaubat dari semua dosa kalian dan bersandar dan bertawakallah kepada Allah, karena Ia adalah sang pencipta dan pemberi rezeki makhluk. Seluruh kehidupan mereka berada di tangan Allah, tiada seorangpun yang memiliki dirinya, baik memberikan <em>madh</em><em>a</em><em>rat</em>, manfaat, kematian, kehidupan dan kebangkitan.</p>
<p>Dahulukanlah hak dan ketaatan Allah dan Rasul-Nya dari siapa saja selainnya. Ber-<em>amar ma</em><em>’</em><em>ruf nahi mungkar</em>-lah diantara kalian, berprasangka baiklah kepada Allah, perbanyak dzikir dan <em>istighfar</em>, saling tolong menolonglah kalian dalam kebaikan dan takwa dan jangan dalam dosa dan permusuhan, bawalah orang-orang bodoh dan paksalah mereka patuh kepada perintah Alah dan cegahlah mereka dari melanggar hal-hal yang diharamkan-Nya, cinta dan bencilah karena Allah, berilah loyalitas kepada para wali Allah dan musuhilah musuh-musuh Allah, bersabarlah dan teruslah bersabar sampai menjumpai Allah agar kalian memperoleh puncak kebahagiaan, kemudahan, kemuliaan, dan tempat yang tinggi di surga yang penuh kenikmatan.</p>
<p style="font-size:22px;text-align:right;font-family:Traditional Arabic">????? ??????? ?? ?????? ?????? ??? ?????? ??? ???? ???? ??????? ??????? ?????? ?????? ??????? ?????? ?? ???????? ??? ?????? ?????? ?? ???? ?????? ?????? ???????? ??? ???? ???? ????? ????? ???? ??? ???????? ??? ?????? ??? ???? ??? ???? ????? ??? ??????? ??? ???? ?????? ?? ????? ?????? ??? ??? ??? ??????? ????.<br />
??????? ????? ????? ???? ??????? … ???? ???? ??? ????? ???? ???? ????? ????</p>
<p>&#8212;</p>
<p>[Diterjemahkan oleh Ustadz Kholid Syamhudi, Lc. dari sahab.net]</p>
<p>Artikel <a href="http://ustadzkholid.com">UstadzKholid.Com</a></p>


<div class="shr-bookmarks shr-bookmarks-expand shr-bookmarks-center">
<ul class="socials">
		<li class="shr-comfeed">
			<a href="http://ustadzkholid.com/renungan/nasehat-terakhir-syaikh-ibnu-baz/feed" rel="nofollow" class="external" title="Subscribe to the comments for this post?">Subscribe to the comments for this post?</a>
		</li>
		<li class="shr-delicious">
			<a href="http://delicious.com/post?url=http://ustadzkholid.com/renungan/nasehat-terakhir-syaikh-ibnu-baz/&amp;title=Nasehat+Terakhir+Syaikh+Ibnu+Baz" rel="nofollow" class="external" title="Share this on del.icio.us">Share this on del.icio.us</a>
		</li>
		<li class="shr-digg">
			<a href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http://ustadzkholid.com/renungan/nasehat-terakhir-syaikh-ibnu-baz/&amp;title=Nasehat+Terakhir+Syaikh+Ibnu+Baz" rel="nofollow" class="external" title="Digg this!">Digg this!</a>
		</li>
		<li class="shr-facebook">
			<a href="http://www.facebook.com/share.php?v=4&amp;src=bm&amp;u=http://ustadzkholid.com/renungan/nasehat-terakhir-syaikh-ibnu-baz/&amp;t=Nasehat+Terakhir+Syaikh+Ibnu+Baz" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Facebook">Share this on Facebook</a>
		</li>
		<li class="shr-googlebuzz">
			<a href="http://www.google.com/buzz/post?url=http://ustadzkholid.com/renungan/nasehat-terakhir-syaikh-ibnu-baz/&amp;imageurl=" rel="nofollow" class="external" title="Post on Google Buzz">Post on Google Buzz</a>
		</li>
		<li class="shr-plurk">
			<a href="http://www.plurk.com/m?content=Nasehat+Terakhir+Syaikh+Ibnu+Baz+-+http://ustadzkholid.com/renungan/nasehat-terakhir-syaikh-ibnu-baz/&amp;qualifier=shares" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Plurk">Share this on Plurk</a>
		</li>
		<li class="shr-reddit">
			<a href="http://reddit.com/submit?url=http://ustadzkholid.com/renungan/nasehat-terakhir-syaikh-ibnu-baz/&amp;title=Nasehat+Terakhir+Syaikh+Ibnu+Baz" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Reddit">Share this on Reddit</a>
		</li>
		<li class="shr-stumbleupon">
			<a href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http://ustadzkholid.com/renungan/nasehat-terakhir-syaikh-ibnu-baz/&amp;title=Nasehat+Terakhir+Syaikh+Ibnu+Baz" rel="nofollow" class="external" title="Stumble upon something good? Share it on StumbleUpon">Stumble upon something good? Share it on StumbleUpon</a>
		</li>
		<li class="shr-twitter">
			<a href="http://twitter.com/home?status=Nasehat+Terakhir+Syaikh+Ibnu+Baz+-+File: /data/app/webapp/functions.php<br />Line: 7<br />Message: Can't connect to local MySQL server through socket '/var/run/mysqld/mysqld.sock' (11)&amp;source=shareaholic" rel="nofollow" class="external" title="Tweet This!">Tweet This!</a>
		</li>
		<li class="shr-yahoomail">
			<a href="http://compose.mail.yahoo.com/?Subject=Nasehat+Terakhir+Syaikh+Ibnu+Baz&amp;body=Link: http://ustadzkholid.com/renungan/nasehat-terakhir-syaikh-ibnu-baz/ (sent via shareaholic)%0D%0A%0D%0A----%0D%0A Nasehat%20terakhir%20yang%20sangat%20berharga%20dari%20ulama%20ummat%20Islam%20abad%20ini%2C%20Syaikh%20Abdul%20Aziz%20bin%20Baz%20Rahimahullahuta%27ala" rel="nofollow" class="external" title="Email this via Yahoo! Mail">Email this via Yahoo! Mail</a>
		</li>
</ul>
<div style="clear:both;"></div>
</div>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ustadzkholid.com/renungan/nasehat-terakhir-syaikh-ibnu-baz/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Flu Babi, Satu Pelajaran Bagi Manusia (2)</title>
		<link>http://ustadzkholid.com/aqidah/mengenal-islam/flu-babi-satu-pelajaran-bagi-manusia-2/</link>
		<comments>http://ustadzkholid.com/aqidah/mengenal-islam/flu-babi-satu-pelajaran-bagi-manusia-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 May 2009 04:38:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mengenal Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[flu babi]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ustadzkholid.com/?p=919</guid>
		<description><![CDATA[Islam tidak hanya mengharamkan dagingnya, namun juga menganjurkan membunuhnya, sebagaimana disampaikan Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam dalam sabda beliau.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Perintah Membunuh</strong><strong> Babi</strong></p>
<p>Islam tidak hanya mengharamkan dagingnya, namun juga menganjurkan membunuhnya, sebagaimana disampaikan Rasulullah <em>Shallallahu&#8217;alaihi Wasallam</em> dalam sabda beliau:</p>
<p style="text-align:right;font-size:16px"><strong>????????? ??????? ???????? ? ???????????? ???? ???????? </strong><strong>???????</strong><strong> ????? ???????? ??????? ????????? ? ?????????? ?????????? ? ?????????? ???????????? ? ???????? ??????????? ? ????????? ???????? ?????? ??? ?????????? ?????? </strong></p>
<p>&#8220;<em>Demi Allah yang jiwaku ada ditanganNya , sudah dekat turunnya Isa bin Maryam pada kalian sebagai hakim yang adil, lalu beliau akan menghancurkan salib, membunuh babi, menghilangkan jizyah (upeti) dan harta akan berlebih hingga tidak ada seorangpun yang menerimanya.</em>&#8221; (Muttafaqun &#8216;Alaihi).</p>
<p>Imam an-Nawawi memberikan komentar terhadap hadits ini dengan menyatakan: &#8220;Ada pada hadits ini dalil bagi pendapat yang kuat dari mazhab kami (mazhab Syafi&#8217;i) dan mazhab mayoritas ulama, yaitu kita bila mendapatkan babi di negara kafir atau selainnya dan mampu untuk membunuhnya maka kami akan membunuhnya. Juga ada bantahan untuk pendapat sebgaian ulama syafi&#8217;iyyah yang <em>nyeleneh</em> dan juga selain mereka yang berpendapat bahwa babi dibiarkan apabila tidak ada kebutuhan untuk membunuhnya&#8221;<a name="_ftnref1" href="#_ftn1">[1]</a></p>
<p align="left"><span id="more-919"></span></p>
<p>Sedangkan al-Khathaabi menyatakan: &#8220;Dalam sabda beliau (<strong>?????????? ????????????</strong>) terdapat dalil kewajiban membunuh babi dan penjelasan bahwa dzatnya adalah najis&#8221;<a name="_ftnref2" href="#_ftn2">[2]</a>. Sedangkan al-Haafizh ibnu hajar menyatakan: &#8220;Mayoritas ulama berpendapat bolehnya membunuh babi secara mutlak.&#8221;</p>
<p>Ibnu Bathaal menyatakan: &#8220;Tidakkah kalian lihat &#8216;Isa bin Maryam membunuhnya ketika turun ke bumi, sehingga membunuhnya adalah wajib.&#8221;</p>
<p><strong>Kaum Yang Dikutuk Menjadi Babi</strong></p>
<p>Allah pernah mengutuk satu kaum menjadi babi, namun mengapa Allah mengutuk mereka? Lihatlah baik-baik hadits-hadits berikut ini:</p>
<p>Hadits Abdurrahman bin Ghanmin al-&#8217;Asy&#8217;ari, beliau berkata:</p>
<p style="text-align:right;font-size:16px"><strong>?????????? ????? ??????? &#8211; ???? ????? ??????? &#8211; </strong><strong>?????????????</strong><strong> ????????? ??? ????????? ?????? ?????????? ??? ???? ???? ???? ??????? : &#8221; ???????????? ???? ???????? ????????? ?????????????? ??????? ???????????? ??????????? ?????????????? ? ??????????????? ????????? ????? ?????? ?????? ??????? ?????????? ??????????? ?????? ? ??????????? _ ??????? ?????????? _ ????????? ? ???????????</strong><strong> : </strong><strong>??????? ????????? ????? ? ??????????????? ??????? ? ???????? ????????? ? ?????????? ???????? ???????? ???????????? ????? ?????? ???????????? </strong><strong></strong></p>
<p>&#8220;<em>Telah menceritakan kepadaku Abu &#8216;Amir -atau Abu Maalik- al-&#8217;Asy&#8217;ari  -demi Allah ia tidak berdusta kepadaku bahwa ia telah mendengar Nabi Shallallahu&#8217;alaihi Wasallam bersabda: Akan ada satu kaum dari umatku yang menghalalkan zina, sutera, khamr dan alat musik. Sungguh satu kaum tinggal di sisi satu tanda yang digunakan mereka untuk menggembalakan ternaknya. Seorang fakir mendatangi mereka meminta karena satu kebutuhan lalu mereka menjawab: &#8216;Kembalilah esok kepada kami&#8217;. Lalu Allah binasakan mereka dan membiarkan tanda tersebut dan merubah sisanya menjadi kera dan babi sampai hari kiamat.</em>&#8221; (HR. Al-Bukhari)</p>
<p>Hadits Ibnu Abbas dari Rasululloh <em>Shallallahu&#8217;alaihi Wasallam</em> , beliau bersabda:</p>
<p style="text-align:right;font-size:16px"><strong>&#8221; ????????? ?????? ????????? ???????? ? ???????????? ????? ???? ???????? ????? ?????? ???????? ? ???????????? ???????? ???????????? ? ?????????????????? ???????????? ? ??????????????? ???????????? ? ???????????? ????????? ? ???????????? ???????? ? ???????????? ??????????</strong><strong>.</strong></p>
<p>&#8220;<em>Demi Allah yang jiwa Muhammad ada ditangannya,  Sebagian umatku tidur malam dalam keadaan bermain-main dan sia-sia, lalu pagi harinya menjadi kera dan babi dengan sebab mereka menghalalkan pernikahan mahram, mengambil para penyanyi, meminum khomr, memakan riba dan mengenakan sutera.</em>&#8221; (HR Ahmad).</p>
<p>Hadits Abu Malik Al-&#8217;Asy&#8217;ari , beliau berkata:</p>
<p style="text-align:right;font-size:16px"><strong>????? ??????? ??????? ??? ???? ???? ???? : &#8221; ????????????? ????? ???? ???????? ????????? ? ????????????? ???????? ???????? ? ???????? ????? ??????????? ?????????????? ????????????????? ? ???????? ??????? </strong><strong>??????</strong><strong> ???????? ? ?????????? ???????? ??????????? ??????????????? </strong><strong></strong></p>
<p>&#8220;<em>Rasulullah Shallallahu&#8217;alaihi Wasallam bersabda: Sungguh sekelompok dari umatku minum minuman khomr, mereka menamakannya dengan nama lain, bermain musik dengan alat musik dan para penyanyi. Allah menenggelamkan mereka kedalam bumi dan menjadikan sebagian mereka menjadi kera dan babi.&#8221;</em> (HR Ibnu Maajah, dan dishohihkan al-Albani dalam <em>shohih al-Jaami&#8217;</em> no. 5454)</p>
<p>Hadits Anas bin Malik, belau berkata:</p>
<p style="text-align:right;font-size:16px"><strong> ????? ??????? ??????? ??? ???? ???? ???? ????? ???? : ??? ?????? : &#8221; ????? ???????? ???????????? ?????????? ? ??????? ??????? ??????? ??????? ???? ??????????? ???? ????????????? ? ?????? ?????? ???????? ????? ? ???? ??????????? ? ?????????? ???????????? ???????????? ?????????? ??????? ???????????? ? ?????????? ????????????? ? ????????? ??????? ????? ?????? ???????? ???????? ? ???????? ?????????? ??????????? ???????? ???????????? &#8221; [ ???? ??? ???? ????? ???????? ?? ???? ?????? ???? </strong><strong>7859 ] .</strong></p>
<p>&#8220;<em>Sesungguhnya Rasulullah pernah bersabda kepada beliau: &#8216;Wahai Anas sesungguhnya manusia akan membangun kota-kota. Sungguh  ada satu kota yang dinamakan al-Bashroh atau al-Bushairoh. Apabila kamu melewatinya atau memasukinya, maka hati-hati dari pusat kota, pinggiran sungai dan pasar serta pintu istana keamirannya, wajib bagimu meilih pinggirannya, karena akan terjadi padanya tenggelam ditanah,  angin yang sangat dingin dan gempa serta kaum yang bermalam lalu paginya menjadi kera dan babi&#8217; </em>&#8221; (HR Abu Daud, dan di-shahihkan al-Albani dalam <em>shohih al-Jaami&#8217;</em> no 7859)</p>
<p>Hadits-hadits ini menunjukkan adanya sekelompok manusia yang melakukan pelanggaran dan berbuat maksiat, lalu Allah rubah mereka menjadi kera dan babi. <em>Wal &#8216;Iyadzu billahi min dzalika</em>.</p>
<p>Karena itu, wajib bagi setiap muslim untuk semangan beramal sholeh dan ketaatan kepada Allah dan berhati-hati serta menjauhi kemaksiatan. Bersegeralah bertaubat kepada Allah sebelum kematian menjemput.</p>
<p><strong>Melarang </strong><strong>J</strong><strong>ual </strong><strong>B</strong><strong>eli</strong><strong> Babi</strong><a name="_ftnref3" href="#_ftn3"><sup><sup>[3]</sup></sup></a><strong></strong></p>
<p>Apabila sudah jelas pengharaman babi dan bahaya yang timbul dari babi, maka alangkah aneh keberadaan sebagian muslimin yang menjual babi dan dagingnya, seperti di negara indonesia ini.</p>
<p>Rasulullah <em>Shallallahu&#8217;alaihi Wasallam</em> sendiri bersabda:</p>
<p style="text-align:right;font-size:16px"><strong>????? ????? ??????? ????????? ??????????? ? ????????? ??????????? ??????????? ? ????????? ????????????? ?????????? &#8221; </strong><strong></strong></p>
<p>&#8220;<em>Allah mengharamkan khamar dan hasil jual belinya, mengharamkan bangkai dan </em><em>harta hasil penjualannya dan mengharamkan </em><em>babi dan harta hasil penjualannya</em>&#8221; (HR Abu Daud dan dishohihkan al-Albani)</p>
<p>Tentu saja hal ini menunjukkan pengharaman jual beli babi dan dagingnya serta seluruh anggota tubuhnya walaupun sudah diusahakan untuk mengubahnya dalam bentuk-bentuk lain, misalnya sebagai katalisator atau dicampur dengan daging lainnya. Hal ini juga ditegaskan Rasulullah <em>Shallallahu&#8217;alaihi Wasallam</em> dalam sabdanya:</p>
<p style="text-align:right;font-size:16px"><strong>???? ??????? ???? ?????? ??????? ?????? ??????? ????????? ??????? ??????</strong><strong> ??????? ??????? ?????? ??????? ???????? ????????? ??????? ????? ????????? ?????? ????????? ????? ??????? ??????????? ??????? ?????? ????????? ????????????? ?????????????? ?????????????? ??????? ??? ??????? ??????? ?????????? ??????? ??????????? ?????????? ??????? ????? ????????? ?????????? ????? ?????????? ?????????????? ????? ???????? ??????? ??? ???? ??????? ????? ????? ??????? ??????? ?????? ??????? ???????? ????????? ?????? ?????? ??????? ??????? ?????????? ????? ??????? ?????? ??????? ?????????? ????????? ????? ???????? ?????????? ????????</strong><strong></strong></p>
<p><em>&#8220;</em><em>Dari Jabir bin Abdullah beliau mendengar Rasulullah shallallahu &#8216;alaihi wa sallam bersabda pada tahun penaklukan Mekkah dan beliau waktu itu berada di Mekkah: &#8220;Sesungguhnya Allah telah mengharamkan jual beli khamr, bangkai, babi dan patung-patung.&#8221; Lalu ada yang bertanya: &#8220;Wahai Rasulullah Apakah boleh (menjual) lemak bangkai, karena ia dapat digunakan untuk mengecat perahu dan meminyaki kulit serta dipakai orang untuk bahan bakar lampu?&#8221; Maka beliau menjawab: &#8220;Tidak boleh, ia tetap haram.&#8221; Kemudian Rasulullah shallallahu &#8216;alaihi wa sallam bersabda lagi ketika itu: &#8220;Semoga Allah memusnahkan orang Yahudi, sungguh Allah telah mengharamkan lemaknya lalu mereka rubah bentuknya menjadi minyak kemudian menjualnya dan memakan hasil penjualannya.&#8221;</em><em>&#8221; </em> (HR. Bukhari dan Muslim)</p>
<p>Oleh karena itu ibnu Bathaal berkata: &#8220;Para ulama berijma bahwa jual beli babi adalah haram.</p>
<p>Babi dalam syari&#8217;at Nabi Isa <em>&#8216;Alaihissalam</em> diharamkan dan sikap nabi Isa membunuh babi menjadi pendustaan terhadap orang nashrani yang menghalalkan babi dalam syari&#8217;atnya. Ibnu Qudamah menyatakan: Mereka berijma&#8217; mengharamkan jual beli babi. Hal itu karena hadits Jabir&#8221; <a name="_ftnref4" href="#_ftn4">[4]</a>.</p>
<p>Pelarangan jual beli babi juga disampaikan Abdullah bin Umar <em>Radhiallahu&#8217;anhu</em> dalam pernyataan beliau:</p>
<p style="text-align:right;font-size:16px"><strong>????? ?????????? ?????? ????? ???????? ?????????  ????? ???? ?????? ????????? ? ???????? ????????????? ? ???????? ????????? ? ?????? ?????? ???????? ? ?????? ?????? ????????? </strong><strong> </strong><strong></strong></p>
<p>&#8220;<em>Sesungguhnya Nabi melarang jual beli anjing, babi, khomr dan melarang hasil bayaran pelacur serta bayaran perkawinan hewan.&#8221;</em> (HR Ath-Thabrani dalam <em>al-Ausaath</em> dan dishahihkan al-Albani dalam <em>Shahih al-Jaami&#8217;</em> no. 6948)</p>
<p><strong>Melarang </strong><strong>M</strong><strong>emelihara dan </strong><strong>M</strong><strong>emilikinya</strong></p>
<p>Seorang muslim dilarang memiliki dan memelihara babi, karena ia najis dan diharamkan jual beli, makan dan menjadikannya obat.  Namun ironisnya masih banyak negara islam yang memperbolehkan pemeliharaan dan ternak babi, seperti di Indonesia.  Jelas ini menyelisihi perintah al-Qur&#8217;an dan sunnah Rasululloh. Padahal sepantasnya mereka berpegang teguh kkepada syari&#8217;at islam yang indah nan agung ini dan berhukum kepada hukum islam.</p>
<p>Syaikh Muhammad bin Ibrahim Alu Syaikh -mufti agung Saudi Arabia dahulu- menyatakan: &#8220;Seorang muslim dilarang untuk mengimpor daging babi dan tidak membiarkan ada ditangan muslim. Bahkan seharusnya wajib baginya untuk memusnahkannya karena daging tersebut terlarang dan najis. Dihukum orang yang mengimpornya dan orang yang memilikinya atau bekerja pada (usaha jual beli babi)&#8221; <a name="_ftnref5" href="#_ftn5">[5]</a>.</p>
<p>Para ahli fikih sepakat bahwa tidak ada ganti rugi dan kewajiban menjamin atas orang yang mencuri atau membinasakan babi seorang muslim karena ia tidak berharga dan tidak bernilai. Hal ini disebabkan larangan memiliki, menjual dan memeliharanya. Demikian juga babi miliki non muslim baik ia tampakkan atau sembunyikan babi tersebut.<a name="_ftnref6" href="#_ftn6">[6]</a></p>
<p><strong>Menjelaskan </strong><strong>B</strong><strong>ahayanya.</strong></p>
<p>Islam menghalalkan yang baik dan manfaat dan mengharamkn yang jelek dan merugikan. Hal ini juga berlaku pada larangan makan daging babi, karena ia adalah najis dan kotor bahkan sampai-sampai larangannya dalam bentuk larangan memelihara, memiliki dan menjual belikannya. Tentulah larangan ini memiliki hikmah dan manfaat bagi manusia. Lalu bagaimana kenyataannya?</p>
<p>A.V. Nalbandov dan N.V. Nalbandov dalam tulisannya pada Buku : Adaptive physiology on mammals and birds menerangkan bahwa babi adalah binatang yang paling jorok dan kotor, Suka memakan bangkai dan kotorannya sendiri &amp; kotoran manusia pun dimakannya. Sangat suka berada pada tempat yang kotor, tidak suka berada di tempat yang bersih dan kering. Babi hewan pemalas dan tidak suka bekerja (mencari pakan), tidak tahan terhadap sinar matahari, tidak gesit, tapi makannya rakus (lebih suka makan dan tidur), bahkan paling rakus di antara hewan jinak lainnya. Jika tambah umur, jadi makin malas &amp; lemah (tidak berhasrat menerkam dan membela diri). Suka dengan sejenis dan tidak pencemburu. Konsumen daging babi sering mengeluhkan bau pesing pada daging babi (menurut penelitian ilmiah, hal tsb. disebabkan karena praeputium babi sering bocor, sehingga urin babi merembes ke daging). Lemak punggung babi tebal, babi memiliki <em>back fat</em> (lemak punggung) yang lumayan tebal. Konsumen babi sering memilih daging babi yg lemak punggungnya tipis, karena semakin tipis lemak punggungnya, dianggap semakin baik kualitasnya. Sifat lemak punggung babi adalah mudah mengalami <em>oxidative rancidity</em>, sehingga secara struktur kimia sudah tidak layak dikonsumsi.</p>
<p>Babi adalah hewan yang kerakusannya dalam makan tidak tertandingi hewan lain. Ia makan semua makanan yang ada di depannya. Jika perutnya telah penuh atau makanannya telah habis, ia akan memuntahkan isi perutnya dan memakannya lagi, untuk memuaskan kerakusannya. Ia tidak akan berhenti makan, bahkan memakan muntahannya. Ia memakan semua yang bisa dimakan di hadapannya. Memakan kotoran apa pun di depannya, entah kotoran manusia, hewan atau tumbuhan, bahkan memakan kotorannya sendiri, hingga tidak ada lagi yang bisa dimakan di hadapannya. Kadang ia mengencingi kotorannya dan memakannya jika berada di hadapannya, kemudian memakannya kembali. Ia memakan sampah busuk dan kotoran hewan.</p>
<p>Babi adalah hewan mamalia satu-satunya yang memakan tanah, memakannya dalam jumlah besar dan dalam waktu lama jika dibiarkan. Kulit orang yang memakan babi akan mengeluarkan bau yang tidak sedap. Penelitian ilmiah modern di dua negara Timur &amp; Barat, yaitu Cina dan Swedia.Cina (mayoritas penduduknya penyembah berhala) &amp; Swedia (mayoritas penduduknya sekuler) menyatakan: &#8220;Daging babi merupakan merupakan penyebab utama kanker anus &amp; kolon (usus besar)&#8221;.</p>
<p>Persentase penderita penyakit ini di negara negara yang penduduknya memakan babi, meningkat secara drastis, terutama di negara-negara Eropa, dan Amerika, serta di negara-negara Asia (seperti Cina dan India). Sementara di negara-negara Islam, persentasenya amat rendah, sekitar 1/1000. Hasil penelitian ini dipublikasikan pada 1986, dalam Konferensi Tahunan Sedunia tentang Penyakit Alat Pencernaan, yang diadakan di Sao Paulo. Babi banyak mengandung parasit, bakteri, bahkan virus yang berbahaya, sehingga dikatakan sebagai Reservoir Penyakit. Gara-gara babi, virus Avian Influenza jadi ganas. Virus normal AI (Strain H1N1 dan H2N1) tidak akan menular secara langsung ke manusia. Virus AI mati dengan pemanasan 60 ?C lebih-lebih bila dimasak hingga mendidih.Bila ada babi, maka dalam tubuh babi, Virus AI dapat melakukan mutasi &amp; tingkat virulensinya bisa naik hingga menjadi H5N1. Virus AI Strain H5N1 dapat menular ke manusia. Virus H5N1 ini pada Tahun 1968 menyerang Hongkong dan membunuh 700.000 orang (diberi nama Flu Hongkong).</p>
<p>Lebih lagi daging babi adalah daging yang sangat sulit dicerna karena banyak mengandung lemak. Meskipun empuk dan terlihat begitu enak dan lezat, namun daging babi sulit dicerna. Ibaratnya racun, seperti halnya kolesterol! Selain itu, daging babi menyebabkan banyak penyakit : pengerasan pada urat nadi, naiknya tekanan darah, nyeri dada yang mencekam (<em>angina pectoris</em>) , dan radang pada sendi-sendi. Sekitar tahun 2001 pernah terjadi para dokter Amerika berhasil mengeluarkan cacing yang berkembang di otak seorang perempuan, setelah beberapa waktu mengalami gangguan kesehatan yang ia rasakan setelah mengkonsumsi makanan khas meksiko yang terkenal berupa daging babi, hamburger (<em>ham</em> = babi, sebab aslinya, hamburger adalah dari daging babi). Sang perempuan menegaskan bahwa dirinya merasa capek-capek (letih) selama 3 pekan setelah makan daging babi. Telur cacing tsb menempel di dinding usus pada tubuh sang perempuan tersebut, kemudian bergerak bersamaan dengan peredaran darah sampai ke ujungnya, yaitu otak. Dan ketika cacing itu sampai di otak, maka ia menyebabkan sakit yang ringan pada awalnya, hingga akhirnya mati dan tidak bisa keluar darinya. Hal ini menyebabkan disfungsi yang sangat keras pada susunan organ di daerah yang mengelilingi cacing itu di otak. Penyakit-penyakit &#8220;cacing pita&#8221; merupakan penyakit yang sangat berbahaya yang terjadi melalui konsumsi daging babi. Ia berkembang di bagian usus 12 jari di tubuh manusia, dan beberapa bulan cacing itu akan menjadi dewasa. Jumlah cacing pita bisa mencapai sekitar &#8220;1000 ekor dengan panjang antara 4 &#8211; 10 meter&#8221;, dan terus hidup di tubuh manusia dan mengeluarkan telurnya melalui BAB (buang air besar). Hal ini ditambah lagi dengan munculnya flu babi yang telah membunuh ratusan jiwa di Meksiko.</p>
<p>DR Murad Hoffman, Daniel S Shapiro, MD, seorang Pengarah <em>Clinical Microbiology Laboratories</em>, <em>Boston Medical Center,</em> Massachusetts, dan juga merupakan asisten Profesor di <em>Pathology and Laboratory Medicine, Boston University School of Medicine</em>, Massachusetts, Amerika menyatakan terdapat lebih dari 25 penyakit yang bisa dijangkiti dari babi<a name="_ftnref7" href="#_ftn7">[7]</a>. Di antaranya: <em><a title="Anthrax" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Anthrax">Anthrax</a> , <a title="Ascaris suum (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ascaris_suum&amp;action=edit&amp;redlink=1">Ascaris suum</a> , <a title="Botulism (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Botulism&amp;action=edit&amp;redlink=1">Botulism</a> , <a title="Brucella suis (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Brucella_suis&amp;action=edit&amp;redlink=1">Brucella suis</a> , <a title="Cryptosporidiosis" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Cryptosporidiosis">Cryptosporidiosis</a> , <a title="Entamoeba polecki (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Entamoeba_polecki&amp;action=edit&amp;redlink=1">Entamoeba polecki</a> , <a title="Erysipelothrix shusiopathiae (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Erysipelothrix_shusiopathiae&amp;action=edit&amp;redlink=1">Erysipelothrix shusiopathiae</a> , <a title="Flavobacterium group IIb-like bacteria (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Flavobacterium_group_IIb-like_bacteria&amp;action=edit&amp;redlink=1">Flavobacterium group IIb-like bacteria</a> , <a title="Influenza" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Influenza">Influenza</a> , <a title="Leptospirosis" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Leptospirosis">Leptospirosis</a> , <a title="Pasteurella aerogenes (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pasteurella_aerogenes&amp;action=edit&amp;redlink=1">Pasteurella aerogenes</a> , <a title="Pasteurella multocida" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pasteurella_multocida">Pasteurella multocida</a> , <a title="Pigbel (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pigbel&amp;action=edit&amp;redlink=1">Pigbel</a> , <a title="Rabies" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rabies">Rabies</a> , <a title="Salmonella cholerae-suis (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Salmonella_cholerae-suis&amp;action=edit&amp;redlink=1">Salmonella cholerae-suis</a> , <a title="Salmonellosis" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Salmonellosis">Salmonellosis</a> , <a title="Sarcosporidiosis (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sarcosporidiosis&amp;action=edit&amp;redlink=1">Sarcosporidiosis</a> , <a title="Scabies (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Scabies&amp;action=edit&amp;redlink=1">Scabies</a> , <a title="Streptococcus dysgalactiae (group L) (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Streptococcus_dysgalactiae_%28group_L%29&amp;action=edit&amp;redlink=1">Streptococcus dysgalactiae (group L)</a> , <a title="Streptococcus milleri (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Streptococcus_milleri&amp;action=edit&amp;redlink=1">Streptococcus milleri</a>, <a title="Streptococcus suis type 2 (group R) (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Streptococcus_suis_type_2_%28group_R%29&amp;action=edit&amp;redlink=1">Streptococcus suis type 2 (group R)</a> , <a title="Swine vesicular disease (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Swine_vesicular_disease&amp;action=edit&amp;redlink=1">Swine vesicular disease</a> , <a title="Taenia solium (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Taenia_solium&amp;action=edit&amp;redlink=1">Taenia solium</a> , <a title="Trichinella spiralis (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Trichinella_spiralis&amp;action=edit&amp;redlink=1">Trichinella spiralis</a> , <a title="Yersinia enterocolitica (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Yersinia_enterocolitica&amp;action=edit&amp;redlink=1">Yersinia enterocolitica</a> dan <a title="Yersinia pseudotuberculosis (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Yersinia_pseudotuberculosis&amp;action=edit&amp;redlink=1">Yersinia pseudotuberculosis</a></em>.</p>
<p>Syaikh Prof. DR. Shalih Al Fauzaan seorang anggota majlis ulama besar Saudi Arabia (<em>Hai&#8217;ah Kibaar al-&#8217;Ulama</em>) menyatakan: &#8220;Babi adalah hewan yang sudah terkenal menyukai kotoran dan hal-hal yang hina.  Allah haramkan memakannya karena berisi banyak madhorat yang besar dan mengakibatkan penyakit yang berbahaya, sebagaimana ditetapkan para dokter. Hal ini karena babi membawa virus dan penyakit berbahaya yang telah ditemukan dan akan terus ditemukan. Allah tidaklah mengharamkan sesuatu pada hambanya kecuali berisi madhorat untuk mereka&#8221;<a name="_ftnref8" href="#_ftn8">[8]</a>.</p>
<p>Abu Hayyan menjelaskan bahwa diantara implikasi buruk daging babi terhadap kesehatan adalah pernyataan para ahli medis (kedokteran) bahwa babi bisa menghasilkan cacing otot (<em>A</em>d<em>-Duud al-&#8217;Adhol</em>). Cacing umumnya dikenal berada di lambung dan diobati dengan obat tertentu dan bisa hilang, sampai-sampai cacing pita yang panjangnya bisa mencapai 12 meter juga hidup dilambung dan bisa keluar dengan obat tertentu. Adapun cacing yang berada di jaringan otot baik dipaha atau di tangan , maka harus dikeluarkan dengan menyobek otot tersebut dan mencabutinya satu persatu. Ini adalah musibah besar.<a name="_ftnref9" href="#_ftn9">[9]</a></p>
<p>Demikian banyak penyakit yang dapat muncul disebabkan memakan daging babi. Apakah masih ada orang yang berakal memakannya?</p>
<p>Lajnah Daimah menyatakan:</p>
<p style="text-align:right;font-size:16px">
<p><strong>??????? ??? ??? ? ?? ???? ?? ????? ?????? ??????? ?????? ???????? ??????? ???????? ??? ??? ?? ???? ??? ?? ??? ???? ?? ??? ???????? ? ??? ??? ??? ??????? </strong></p>
<p>&#8220;Tidak boleh berniaga barang yang telah Allah haramkan berupa bahan makanan atau yang lainnya, seperti khomr, babi walaupun untuk orang kafir, karena adanya hadits shahih dari Nabi <em>Shallallahu&#8217;alaihi Wasallam</em> bahwa beliau bersabda:</p>
<p style="text-align:right;font-size:16px"><strong>?? ???? ??? ??? ????? ??? ????</strong></p>
<p>&#8220;<em>Sesungguhnya Allah apabila mengharamkan sesuatu maka ia haramkan juga jual belinya</em>&#8221; (Muttafaqun &#8216;Alaihi).&#8221; [<em>Fatawa al-Lajnah ad-Daa'imah Lilbuhuts al-Ilmiyah wa al-Ifta'</em> (komite tetap untuk penelitian ilmiah dan fatwa di Saudi Arabia), 13/14-15]<br />
demikian juga muncul fatwa dari lembaga ini yang berbunyi:</p>
<p>&#8220;Diharamkan bekerja dan mengambil penghasilan dengan membantu pengadaan barang terlarang seperti khamr dan daging babi. Juga diharamkan gaji atas hal tersebut; karena ini termasuk tolong menoong dalam dosa dan kejahatan (<strong>??????? ??? ????? ????????</strong>) dan Allah melarang hal itu dalam firmanNya:</p>
<p style="text-align:right;font-size:16px"><strong>???? ??????????? ????? ??????? ??????????????</strong></p>
<p>&#8220;<em>Dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran</em>&#8221; (QS. Al-Maaidah: 2).</p>
<p>Kami nasehati agar menjauhi bekerja di rumah makan yang demikian dan sejenisnya, karena hal itu menjadikannya keluar dari membantu adanya sesuatu yang  Allah haramkan.</p>
<p>Diharamkan seorang muslim menjual barang haram seperti babi dan khamr. Rezeki dan larisnya dagangan itu adanya di tangan Allah dan bukan pada penjualan barang haram. Oleh karenanya seorang muslim hendaknya bertakwa kepada Allah dengan mengamalkan perintah dna menjauhi larangan Allah. Allah telah berfirman:</p>
<p style="text-align:right;font-size:16px"><strong>?????? ??????? ??????? ???????? ???? ????????????????????? ???? ?????? ?? ??????????</strong></p>
<p>&#8220;<em>Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan Mengadakan baginya jalan keluar.dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.&#8221;</em> (QS. At-Thalaq :2-3) <a name="_ftnref10" href="#_ftn10">[10]</a></p>
<p>Tidak hanya demikian, bahkan dilarang kita melakukan investasi atau membeli sahan di perusahaan yang menjual babi atau dagingnya. Hal ini dijelaskan dalam Fatwa lajnah ad-Daa&#8217;imah (komite tetap untuk peneliktian ilmiyah dan fatwa di Saudi Arabia) dibawah ini:</p>
<p>Tidak diperbolehkan bermuamalah dalam jual dan beli saham perusahaan yang bermuamalah dengan riba atau menjual barang haram seperti daging babi dan khomr serta lainnya atau yang berkecimpung dalam asuransi konvensional, karena berisi gharar dan ketidak jelasan serta riba<a name="_ftnref11" href="#_ftn11">[11]</a>.</p>
<p><strong>Hikmah Pengharaman Daging Babi</strong></p>
<p>Islam agama yang sempurna telah mengharamkan daging babi dengan hikmah yang hanya Allah ketahui dan Allah nampakkan sebagiannya kepada kita. Syaikh Abdul Aziz bin Baaz -<em>Rahimahullah</em>- mufti Agung Arab Saudi terdahulu menyatakan: &#8220;Sesungguhnya Allah mengetahui secara lengkap segala sesuatu dan rahmat, hikmah dan keadilannya mencakup segala sesuatu, karena Dia maha mengetahui kemaslahatan hambaNya, meha penyayang dan maha bijaksana dalam semua penciptaan, pengaturan dan syari&#8217;atNya. Allah memerintahkan manusia dengan perkara yang membuat mereka bahagia didunia dan akherat dan menghalalkan untuk mereka semua yang baik yang bermanfaat serta mengharamkan semua keburukan yang memberikan madhorat kepada mereka. Allah telah  haramkan memakan babi dan menjelaskan bahwa ia adalah najis. Allah berfirman:</p>
<p style="text-align:right;font-size:16px"><strong>???? ?? ?????? ??? ??? ??????? ??????? ?????????? ????? ??????? ?????????? ???? ???? ??????? ???????? ???? ????? ?????????? ???? ?????? ????????? ????????? ?????? ???? ??????? ??????? ???????? ??????? ???? ?????? ???????? ?????? ????? ???? ????? ??????? ??????? ??????? ???????</strong></p>
<p>&#8220;<em>Katakanlah: &#8220;Tiadalah aku peroleh dalam wahyu yang diwahyukan kepadaKu, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya, kecuali kalau makanan itu bangkai, atau darah yang mengalir atau daging babi &#8211; karena Sesungguhnya semua itu kotor &#8211; atau binatang yang disembelih atas nama selain Allah. Barangsiapa yang dalam Keadaan terpaksa, sedang Dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, Maka Sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang&#8221;</em>&#8221; (QS. Al-An&#8217;aam: 145). Jelas di sini babi adalah najis yang buruk dan Allah telah mengharamkan semua yang buruk</p>
<p style="text-align:right;font-size:16px"><strong>??????????? ?????????? ????????????</strong></p>
<p>&#8220;<em>Dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk</em>&#8221; (QS. Al-A&#8217;raf: 157)</p>
<p>Sudah pasti dengan dilihat bahwa makanan babi adalah kotoran dan najis dan itu adalah makanan yang paling digemarinya, ia mencari dan senang sekali dengan tempat-tempat kootoran tersebut. Para pakar telah menjelaskan bahwa makanannya menghasilkan cacing dalam perutnya dan memberikan pengaruh dalam melemahkan <em>ghirah</em> (kecemburuan) dan menghilangkan sifat menjaga kehormatan (<em>al-Iffah</em>). Daging babi juga memiliki implikasi buruk lainnya seperti sulit dicerna dan mencegah sebagian anggota tubuh dalam dari memisahkan sarinya untuk mmbantu mencerna makanan. Apabila semua yang mereka sampaikan tersebut maka ia termasuk <em>madharat</em> dan keburukan yang menjadi hikmah pengharamannya. Apabila semua itu tidak benar maka seorang yang berakal tentunya mempercayai berita dan hukum Allah bahwa babi adalah najis, beriman tentang pengharaman memakannya dan pasrah menerima hukum Allah dalam hal ini. Karena Allah lah yang menciptakannya dan paling tahu semua yang Dia biarkan. Firman Allah :</p>
<p style="text-align:right;font-size:16px"><strong>???? ???????? ???? ?????? ?????? ?????????? ??????????</strong></p>
<p>&#8220;<em>Apakah Allah yang menciptakan itu tidak mengetahui (yang kamu lahirkan atau rahasiakan); dan Dia Maha Halus lagi Maha Mengetahui?&#8221;</em> (al-Mulk/67 :14) <a name="_ftnref12" href="#_ftn12">[12]</a>.</p>
<p><strong>Hewan Yang Diberi Makan Daging Babi</strong></p>
<p>Tentang hal ini ada pertanyaan diajukan kepada <em>lajnah ad-Daa&#8217;imah</em> (komite tetap untuk fatwa kerajaan saudi arabia) yang berbunyi:</p>
<p>Ada sebagian burung atau hewan, diantaranya ayam yang diberi makan dengan makanan yang beraneka ragam, diantara makanan tersebut ada tepung yang terbuat dari daging bangkai dan juga daging babi. Apakah ayam yang dikasih pakan dari daging seperti ini hukumnya halal atau haram? Apa hukum telurnya?</p>
<p><strong>Jawab:</strong></p>
<p>Apabila realitanya seperti yang dijelaskan, maka para ulama berbeda pendapat tentang hukum memakan daging dan telornya. Imam Maalik dan sejumlah ulama menyatakan memakan daging dan telurnya adalah mubah, karena makanan yang najis menjadi suci dengan perubahan bentuknya menjadi daging dan telur. Sejumlah ulama diantaranya imam at-Tsauri, asy-Syafi&#8217;i dan Ahmad mengharamkan memakan daging dan telurnya serta meminum susunya. Ada yang menyatakan apabila mayoritas pakannya adalah najis maka ia adalah Jilaalah dan tidak dimakan dan bila pakannya yang dominan suci maka ia suci dan boleh dimakan. Para ulama yang mengahramkannya berdalil dengan hadits yang diriwayatkan imam Ahmad, Abu daud, an-Nasaa&#8217;i dan at-Tirmidzi dari ibnu Abas, beliau berkata:</p>
<p style="text-align:right;font-size:16px"><strong>????? ?????????? ??? ???? ???? ???? ????? ???? ?????? ?????????????</strong></p>
<p>&#8220;<em>Sungguh Nabi Shallallahu&#8217;alaihi Wasallam melarang dari susu al-Jalaalah</em>&#8221;</p>
<p>Juga hadits yang diriwayatkan Ahmad, Abu Daud, at-Tirmidzi dan Ibnu Majah dari ibnu Umar beliau berkata:</p>
<p style="text-align:right;font-size:16px"><strong>????? ??????? ??????? ??? ???? ???? ???? ???? ?????? ????????????? ??????????????</strong></p>
<p>&#8220;<em>Rasulullah Shallallahu&#8217;alaihi Wasallam melarang makan Al-Jalaalah dan susunya</em>&#8221;</p>
<p>Yang dimaksud dengan <em>Al-Jalaalah</em> adalah hewan yang memakan kotoran dan semua najis. Yang rojih adalah pendapat yang memerinci dan ia kedua dari yang terdahulu<a name="_ftnref13" href="#_ftn13">[13]</a>.</p>
<p><strong>Penutup</strong></p>
<p>Demikianlah beberapa permasalahan berkenaan dengan babi yang ditetapkan syari&#8217;at islam. Hal ini menjelaskan kesempurnaan dan keindahan islam yang memerintahkan seluruh kebaikan dan melarang seluruh keburukan. Diantara keburukan tersebut adalah babi yang ternyat terungkap dalam penelitian para pakar memang berbahaya bagi kesehatan manusia.</p>
<p>Mudah-mudahan kita semua bisa membuka mata hati kita melihat kembali syari&#8217;at yang mulia ini dan meyakini semua musibah yang menimpa manusia ini sudah menjadi ketetapan Allah dengan sebab jauhnya manusia dari petunjuk ilahi. Dari sini marilah kita bertakwa kepada Allah dengan belajar syari&#8217;at islam dan mengamalkannya. Bila perintah segera menjalankannya dan bila larangan segera menjauhi dan meninggalkannya.</p>
<p><em>Wabillahit taufiq</em>.</p>
<hr size="1" /><a name="_ftn1" href="#_ftnref1">[1]</a> <em>Syarh Shahih Muslim,</em> 1/281</p>
<p><a name="_ftn2" href="#_ftnref2">[2]</a> <em>Hayaat al-hayawaan</em>, 1/290</p>
<p><a name="_ftn3" href="#_ftnref3">[3]</a> lihat <a href="../../../../../fiqih/pengharaman-babi/">http://ustadzkholid.com/fiqih/pengharaman-babi/</a> dengan penambahan dari beberapa referensi.</p>
<p><a name="_ftn4" href="#_ftnref4">[4]</a> <em>Al-Mughni</em> 8/473 dan haditsnya adalah yang telah disebutkan diatasnya.</p>
<p><a name="_ftn5" href="#_ftnref5">[5]</a> <em>Fatawa wa Rasaa&#8217;il Syaikh Muhammad bin Ibrahim</em>, 12/212</p>
<p><a name="_ftn6" href="#_ftnref6">[6]</a> <em>Mausu&#8217;ah Al-Fiqhiyah,</em> 20/27</p>
<p><a name="_ftn7" href="#_ftnref7">[7]</a> Lihat <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Babi">http://id.wikipedia.org/wiki/Babi</a></p>
<p><a name="_ftn8" href="#_ftnref8">[8]</a> <em>Al-Muntaqa Min Fatwa Alifauzan</em>, 1/94</p>
<p><a name="_ftn9" href="#_ftnref9">[9]</a> <em>Syarah Bulugh Al-Maram</em>, Syaikh &#8216;Athiyah Muhammad Saalim, 3/175.</p>
<p><a name="_ftn10" href="#_ftnref10">[10]</a> <em>Fatawa Lajnah Ad-Daa&#8217;Imah</em>, 13/16</p>
<p><a name="_ftn11" href="#_ftnref11">[11]</a> <em>Fatwa Lajnah Ad-Daa&#8217;Imah</em>, 14/395</p>
<p><a name="_ftn12" href="#_ftnref12">[12]</a> <em>Fatawa Islamiyah</em>, 3/545</p>
<p><a name="_ftn13" href="#_ftnref13">[13]</a> <em>Fatawa Islamiyah</em>, 3/550</p>


<div class="shr-bookmarks shr-bookmarks-expand shr-bookmarks-center">
<ul class="socials">
		<li class="shr-comfeed">
			<a href="http://ustadzkholid.com/aqidah/mengenal-islam/flu-babi-satu-pelajaran-bagi-manusia-2/feed" rel="nofollow" class="external" title="Subscribe to the comments for this post?">Subscribe to the comments for this post?</a>
		</li>
		<li class="shr-delicious">
			<a href="http://delicious.com/post?url=http://ustadzkholid.com/aqidah/mengenal-islam/flu-babi-satu-pelajaran-bagi-manusia-2/&amp;title=Flu+Babi%2C+Satu+Pelajaran+Bagi+Manusia+%282%29" rel="nofollow" class="external" title="Share this on del.icio.us">Share this on del.icio.us</a>
		</li>
		<li class="shr-digg">
			<a href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http://ustadzkholid.com/aqidah/mengenal-islam/flu-babi-satu-pelajaran-bagi-manusia-2/&amp;title=Flu+Babi%2C+Satu+Pelajaran+Bagi+Manusia+%282%29" rel="nofollow" class="external" title="Digg this!">Digg this!</a>
		</li>
		<li class="shr-facebook">
			<a href="http://www.facebook.com/share.php?v=4&amp;src=bm&amp;u=http://ustadzkholid.com/aqidah/mengenal-islam/flu-babi-satu-pelajaran-bagi-manusia-2/&amp;t=Flu+Babi%2C+Satu+Pelajaran+Bagi+Manusia+%282%29" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Facebook">Share this on Facebook</a>
		</li>
		<li class="shr-googlebuzz">
			<a href="http://www.google.com/buzz/post?url=http://ustadzkholid.com/aqidah/mengenal-islam/flu-babi-satu-pelajaran-bagi-manusia-2/&amp;imageurl=" rel="nofollow" class="external" title="Post on Google Buzz">Post on Google Buzz</a>
		</li>
		<li class="shr-plurk">
			<a href="http://www.plurk.com/m?content=Flu+Babi%2C+Satu+Pelajaran+Bagi+Manusia+%282%29+-+http://ustadzkholid.com/aqidah/mengenal-islam/flu-babi-satu-pelajaran-bagi-manusia-2/&amp;qualifier=shares" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Plurk">Share this on Plurk</a>
		</li>
		<li class="shr-reddit">
			<a href="http://reddit.com/submit?url=http://ustadzkholid.com/aqidah/mengenal-islam/flu-babi-satu-pelajaran-bagi-manusia-2/&amp;title=Flu+Babi%2C+Satu+Pelajaran+Bagi+Manusia+%282%29" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Reddit">Share this on Reddit</a>
		</li>
		<li class="shr-stumbleupon">
			<a href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http://ustadzkholid.com/aqidah/mengenal-islam/flu-babi-satu-pelajaran-bagi-manusia-2/&amp;title=Flu+Babi%2C+Satu+Pelajaran+Bagi+Manusia+%282%29" rel="nofollow" class="external" title="Stumble upon something good? Share it on StumbleUpon">Stumble upon something good? Share it on StumbleUpon</a>
		</li>
		<li class="shr-twitter">
			<a href="http://twitter.com/home?status=Flu+Babi%2C+Satu+Pelajaran+Bagi+Manusia+%282%29+-+http://b2l.me/n9pn9&amp;source=shareaholic" rel="nofollow" class="external" title="Tweet This!">Tweet This!</a>
		</li>
		<li class="shr-yahoomail">
			<a href="http://compose.mail.yahoo.com/?Subject=Flu+Babi%2C+Satu+Pelajaran+Bagi+Manusia+%282%29&amp;body=Link: http://ustadzkholid.com/aqidah/mengenal-islam/flu-babi-satu-pelajaran-bagi-manusia-2/ (sent via shareaholic)%0D%0A%0D%0A----%0D%0A Islam%20tidak%20hanya%20mengharamkan%20dagingnya%2C%20namun%20juga%20menganjurkan%20membunuhnya%2C%20sebagaimana%20disampaikan%20Rasulullah%20Shallallahu%27alaihi%20Wasallam%20dalam%20sabda%20beliau." rel="nofollow" class="external" title="Email this via Yahoo! Mail">Email this via Yahoo! Mail</a>
		</li>
</ul>
<div style="clear:both;"></div>
</div>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ustadzkholid.com/aqidah/mengenal-islam/flu-babi-satu-pelajaran-bagi-manusia-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Flu Babi, Satu Pelajaran Bagi Manusia (1)</title>
		<link>http://ustadzkholid.com/aqidah/mengenal-islam/flu-babi-satu-pelajaran-bagi-manusia-1/</link>
		<comments>http://ustadzkholid.com/aqidah/mengenal-islam/flu-babi-satu-pelajaran-bagi-manusia-1/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 May 2009 04:54:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mengenal Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Fiqih]]></category>
		<category><![CDATA[flu babi]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ustadzkholid.com/?p=914</guid>
		<description><![CDATA[Dunia seluruhnya dengan aneka ragam media masanya saat ini sedang memperhatikan fenomena menyebarnya virus flu babi. Sebenarnya ini hanyalah satu dari sekian peringatan Allah Ta'ala kepada umat manusia agar kembali bertaubat dan berjalan diatas petunjukNya. Sekali lagi kemaksiatan menjadi biang penyebab kemurkaan Allah dan menjadi sebab kehancuran umat manusia ini. Namun ironisnya manusia lupa terhadap ini semua, mereka hanya menyandarkan hal itu kepada bencana dan sebab materi saja]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dunia seluruhnya dengan aneka ragam media masanya saat ini sedang memperhatikan fenomena menyebarnya virus flu babi. Sebenarnya ini hanyalah satu dari sekian peringatan Allah <em>Ta&#8217;ala</em> kepada umat manusia agar kembali bertaubat dan berjalan diatas petunjukNya. Sekali lagi kemaksiatan menjadi biang penyebab kemurkaan Allah dan menjadi sebab kehancuran umat manusia ini. Namun ironisnya manusia lupa terhadap ini semua, mereka hanya menyandarkan hal itu kepada bencana dan sebab materi saja.<span id="more-914"></span> Bukankah flu babi ini bukan yang pertama kali terjadi? Sudah diketahui jauh sebelum ini namun masih dapat diisolasikan. Contohnya jenis virus ini (type A H1N1 virus) pertama kali di isolasi dari babi pada tahun 1930. Di <a title="Amerika Serikat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Amerika_Serikat">Amerika Serikat</a> sendiri, subtipe H1N1 lazim ditemukan di populasi babi sebelum tahun 1998. Namun sejak akhir Agusuts 1998, subtipe H3N2 telah diisolasi juga dari babi.</p>
<p>Namun kasus kematian manusia dengan sebab virus flu babi ini memang baru menyebar dengan sangat bombastis di beberapa waktu ini. Sebut saja Meksiko, korban mencapai jumlah 150-an orang meninggal dan masih akan bertambah. Akhirnya sebagian orang menamakannya flu Meksiko. Karena itulah presiden Meksiko memerintahkan untuk menghentikan seluruh pekerjaan dan aktifitas diluar rumah dan melarang orang keluar rumah selama lima hari untuk mengatasi bahaya penyakit ini dan menghalangi penularannya serta upaya untuk memberantas dan mencegahnya. Akibatnya kerugian pun diderita negara Meksiko. Maskapai penerbangan merugi milyaran dolar dengan sebab berhenti dan ditundanya penerbangan dari luar negeri ke Meksiko dan dari Meksiko keluar negeri. Wabah flu babi ini pun mulai merebak di negara-negara lainnya dengan sebab pernafasan dan interaksi sehingga mengkhawatirkan mereka. Hal ini nampak dari upaya-upaya preventif mereka dengan memeriksa orang asing yang masuk kenegaranya.</p>
<p>Nah dalam tulisan singkat ini saya ingin menyampaikan sikap syari&#8217;at islam terhadap Babi dan permasalahan yang timbul darinya, termasuk didalamnya flu Babi.</p>
<p><strong>Mengenal Flu Babi</strong></p>
<p><strong><em>Flu babi</em></strong> atau <strong><em>influenza babi</em></strong>, dalam bahasa inggris dinamakan <strong><em>Swine influenza</em></strong><em> </em>dan dalam bahasa Arabnya <strong><em>Influenza Khinzir</em></strong> adalah penyakit saluran pernafasan pada babi yang disebabkan oleh virus <a title="Orthomyxoviridae" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Orthomyxoviridae">Orthomyxoviridae</a> yang <a title="Endemik" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Endemik">endemik</a> pada populasi <a title="Babi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Babi">babi</a>. Galur virus flu babi yang telah diisolasi sampai saat ini telah digolongkan sebagai <a title="Influenzavirus C (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Influenzavirus_C&amp;action=edit&amp;redlink=1">Influenzavirus C</a> atau subtipe genus <a title="Influenzavirus A" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Influenzavirus_A">Influenzavirus A</a><sup> </sup><a name="_ftnref1" href="#_ftn1">[1]</a><sup> </sup></p>
<p>Virus flu ini menyebabkan kesakitan yang berat pada babi, tetapi angka kematiannya rendah. Flu babi menginfeksi manusia tiap tahun dan biasanya ditemukan pada orang-orang yang bersentuhan dengan babi, meskipun ditemukan juga kasus-kasus penularan dari manusia ke manusia.</p>
<p>Seperti semua virus influenza, virus flu babi berubah secara konstan. Babi bisa terinfeksi virus <em>avian influenza</em> (virus flu burung) dan virus flu manusia. Jika berbagai virus ini menyerang babi, maka virus ini akan mampu membentuk spesies-spesies virus baru, yang merupakan gabungan virus avian, manusia dan swine. Sampai saat ini sudah berhasil diisolasi sebanyak 4 sub-type A: H1N1, H1N2, H3N2, and H3N1. H1N1 merupakan virus jenis baru yang baru saja ditemukan pada babi. Adanya flu babi dapat diketahui dengan sebab adanya virus influenza A subtipe H1N1, <a title="H1N2 (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=H1N2&amp;action=edit&amp;redlink=1">H1N2</a>, <a title="H3N2 (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=H3N2&amp;action=edit&amp;redlink=1">H3N2</a>,<a name="_ftnref2" href="#_ftn2">[2]</a> <a title="H3N1 (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=H3N1&amp;action=edit&amp;redlink=1">H3N1</a>,<a name="_ftnref3" href="#_ftn3">[3]</a>dan <a title="H2N3 (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=H2N3&amp;action=edit&amp;redlink=1">H2N3</a>.<a name="_ftnref4" href="#_ftn4">[4]</a></p>
<p>Virus <em>Swine flu</em> sebetulnya secara normal tidak menginfeksi manusia. Namun secara sporadis dilaporkan adanya infeksi virus ini pada manusia seperti yang terjadi di US dan Meksiko. Seringnya orang yang terkena adalah orang-orang yang bekerja pada peternakan/industri yang berhubungan dengan babi. Juga dilaporkan adanya penyebaran antar manusia.</p>
<p>Dahulu CDC menerima laporan hanya 1-2 kasus flu ini setiap 1 sampai 2 tahun. tetapi sejak Desember 2005 s/d Februari 2009, 12 kasus telah dilaporkan. Bahkan dalam bulan April 2009 dilaporkan terjadi kejadian luar biasa (<em>out break</em>) seperti tabel dibawah.</p>
<table border="1" cellpadding="0" width="657">
<tbody>
<tr>
<td width="108"><strong>Negara </strong><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/2009_swine_flu_outbreak"><strong><img src="file:///C:/Users/MEDIU/AppData/Local/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image001.gif" border="0" alt="?" width="12" height="14" /></strong></a><strong></strong></td>
<td width="225"><strong>Laboratorium Konfirmasi cases </strong><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/2009_swine_flu_outbreak"><strong><img src="file:///C:/Users/MEDIU/AppData/Local/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image001.gif" border="0" alt="?" width="12" height="14" /></strong></a><strong></strong></td>
<td width="168"><strong>Kasus lain yg mungkin </strong><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/2009_swine_flu_outbreak"><strong><img src="file:///C:/Users/MEDIU/AppData/Local/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image001.gif" border="0" alt="?" width="12" height="14" /></strong></a><strong></strong></td>
<td width="140"><strong>Jumlah kematian </strong><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/2009_swine_flu_outbreak"><strong><img src="file:///C:/Users/MEDIU/AppData/Local/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image001.gif" border="0" alt="?" width="12" height="14" /></strong></a><strong></strong></td>
<td><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/2009_swine_flu_outbreak"><strong><br />
</strong></a><strong></strong></td>
</tr>
<tr>
<td width="108"><a title="2009 swine flu outbreak in Mexico" href="http://en.wikipedia.org/wiki/2009_swine_flu_outbreak_in_Mexico">Meksiko</a></td>
<td width="225">172</td>
<td width="168">1,995</td>
<td width="140">152</td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td width="108"><a title="2009 swine flu outbreak in the United States" href="http://en.wikipedia.org/wiki/2009_swine_flu_outbreak_in_the_United_States">United States</a></td>
<td width="225">50</td>
<td width="168">212+</td>
<td width="140">0</td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td width="108"><a title="2009 swine flu outbreak in Canada" href="http://en.wikipedia.org/wiki/2009_swine_flu_outbreak_in_Canada">Canada</a></td>
<td width="225">6</td>
<td width="168">28+</td>
<td width="140">0</td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td width="108"><a title="2009 swine flu outbreak in the United Kingdom" href="http://en.wikipedia.org/wiki/2009_swine_flu_outbreak_in_the_United_Kingdom">United Kingdom</a></td>
<td width="225">2</td>
<td width="168">21</td>
<td width="140">0</td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td width="108"><a title="2009 swine flu outbreak in Spain" href="http://en.wikipedia.org/wiki/2009_swine_flu_outbreak_in_Spain">Spain</a></td>
<td width="225">1</td>
<td width="168">39</td>
<td width="140">0</td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td width="108">New Zealand</td>
<td width="225">0</td>
<td width="168">67</td>
<td width="140">0</td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td width="108">Australia</td>
<td width="225">0</td>
<td width="168">40</td>
<td width="140">0</td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td width="108">Colombia</td>
<td width="225">0</td>
<td width="168">12</td>
<td width="140">0</td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td width="108">Brazil</td>
<td width="225">0</td>
<td width="168">11</td>
<td width="140">0</td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td width="108">Chile</td>
<td width="225">0</td>
<td width="168">8</td>
<td width="140">0</td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td width="108">Switzerland</td>
<td width="225">0</td>
<td width="168">5</td>
<td width="140">0</td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td width="108">Denmark</td>
<td width="225">0</td>
<td width="168">4</td>
<td width="140">0</td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td width="108">Ireland</td>
<td width="225">0</td>
<td width="168">4</td>
<td width="140">0</td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td width="108">Czech Republic</td>
<td width="225">0</td>
<td width="168">3</td>
<td width="140">0</td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td width="108">Poland</td>
<td width="225">0</td>
<td width="168">3</td>
<td width="140">0</td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td width="108">France</td>
<td width="225">0</td>
<td width="168">3</td>
<td width="140">0</td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td width="108">Guatemala</td>
<td width="225">0</td>
<td width="168">3</td>
<td width="140">0</td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td width="108">Israel</td>
<td width="225">0</td>
<td width="168">2</td>
<td width="140">0</td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td width="108">South Korea</td>
<td width="225">0</td>
<td width="168">2</td>
<td width="140">0</td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td width="108">Argentina</td>
<td width="225">0</td>
<td width="168">1</td>
<td width="140">0</td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td width="108">Costa Rica</td>
<td width="225">0</td>
<td width="168">1</td>
<td width="140">0</td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td width="108">Peru</td>
<td width="225">0</td>
<td width="168">1</td>
<td width="140">0</td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td width="108">Russia</td>
<td width="225">0</td>
<td width="168">1</td>
<td width="140">0</td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td width="108">Norway</td>
<td width="225">0</td>
<td width="168">1</td>
<td width="140">0</td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td width="108"><strong>Total</strong></td>
<td width="225"><strong>231</strong></td>
<td width="168"><strong>2,467</strong></td>
<td width="140"><strong>152</strong></td>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>(catatan dari www.detiknews.com: data ini semakin bertambah setiap harinya, seperti yang terjadi hingga tanggal 12 Mei 2009 ada 4694 kasus yang dilaporkan ke WHO, dengan laporan kasus di Meksiko mencapai 1626 kasus dan USA mencapai 2600 kasus termasuk 3 kematian. Canada melaporkan 284 kasus termasuk 1 kematian)<br />
<strong>Gejala Utama </strong><strong>dan Penularan </strong><strong>Virus<br />
</strong></p>
<p>Menurut CDC (<em>Centers for Disease Control and Prevention</em>) sebuah Pusat Pengawasan dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat, gejala flu babi ini mirip dengan influenza. Gejalanya seperti demam, batuk, sakit pada kerongkongan, sakit pada tubuh, kepala, panas dingin, dan lemah lesu. Beberapa penderita juga melaporkan buang air besar dan muntah-muntah.<a name="_ftnref5" href="#_ftn5">[5]</a></p>
<p>Gejala swine flu pada manusia mirip dengan gejala virus influenza manusia berupa: demam, pegel2, lemes, hilang nafsu makan, dan batuk. Beberapa pasien yang terkena swine flu mengeluhkan pilek, sakit tenggorokan, mual, muntah dan diare.<br />
Dapat disimpulkan gejala virus ini termasuk demam, disorientasi, kekakuan pada sendi, muntah-muntah, dan kehilangan kesadaran yang berakhir pada kematian<a name="_ftnref6" href="#_ftn6">[6]</a></p>
<p>Menurut mereka, Virus <em>swine influenza</em> tidak ditularkan melalui makanan. Memasak makanan sampai suhu 160°F akan mematikan virus ini. Virus influenza bisa menular dari babi ke manusia atau sebaliknya. Infeksi pada manusia terjadi terutama jika berada dekat dengan babi yang terinfeksi seperti berada dalam kandang babi, dll. Infeksi dari manusia ke manusia lain juga bisa terjad, mirip sperti flu manusia, yaitu melalui bersin atau batuk. Bisa juga lewat sentuhan tangan, kemudian tangan tersebut menyentuh mulut atau hidung.</p>
<p>Dalam mendiagnosa penyakit ini tidak hanya perlu melihat pada tanda atau gejala khusus, tetapi juga catatan terbaru mengenai pasien. Sebagai contoh, selama wabah flu babi 2009 di AS, CDC menganjurkan para dokter untuk melihat &#8220;apakah jangkitan flu babi pada pasien yang di diagnosa memiliki penyakit pernapasan akut memiliki hubungan dengan orang yang di tetapkan menderita flu babi, atau berada di lima negara bagian AS yang melaporkan kasus flu babi atau berada di <a title="Meksiko" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Meksiko">Meksiko</a> dalam jangka waktu tujuh hari sebelum bermulanya penyakit mereka.&#8221;<a name="_ftnref7" href="#_ftn7">[7]</a> <a title="Diagnosa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Diagnosa">Diagnosa</a> bagi penetapan virus ini memerlukan adanya uji laboratorium bagi contoh pernapasan. Dengan membutuhkan koleksi spesimen dari saluran nafas dalam 4-5 hari pertama. Spesimen ini kemudian diperiksakan di Laboratorium.<br />
<strong>Peringatan Dunia Dari Penyakit Ini</strong></p>
<p>Peringatan dari penyakit mematikan ini telah dikategorikan berskala 5 dari enam skala, berarti keadaan penyakit ini telah menjadi wabah dunia. Sebagaimana disampaikan sebagian ahli medis kedokteran, bahwa tidak ada satu negarapun yang selamat dari terkena penyakit ini, sebab penyakit ini menular melalui manusia. Sudah jelas manusia tidak akan lepas dari pergaulan dan kumpul-kumpul serta interaksi sesame mereka. Oleh karena itu, sudah menjadi satu keniscayaan penyebaran penyakit ini keseluruh Negara dunia. Pantaslah WHO sebagai badan resmi dunia langsung menanganinya dan mengganti namanya dengan nama lain agar orang tidak meninggalkan daging Babi. Sungguh aneh membrantas penyakit tanpa menghilangkan sumber dan tempat bercokolnya virus tersebut.</p>
<p>Alangkah indah dan sempurna serta hebatnya syari&#8217;at islam yang telah melakukan upaya prefentif dalam menangani hal-hal seperti  ini sejak lebih dari 14 abad silam dengan beberapa tindakan:</p>
<ul type="disc">
<li>Mengharamkan daging      babi</li>
<li>Perintah membunuhnya</li>
<li>Melarang jual      belinya</li>
<li>Melarang      memelihara dan memilikinya</li>
<li>Menjelaskan      bahayanya</li>
</ul>
<p>Sungguh semua ini menunjukkan syari&#8217;at islam adalah syari&#8217;at ilahi yang maha mengetahui dan pemurah bagi para hambaNya. Adakah orang yang mau berpikir lalu mengamalkan syari&#8217;at islam dengan utuh??</p>
<p><strong>Sebab Munculnya Penyakit</strong><strong></strong></p>
<p>Manusia terkadang karena kesombongan dan kejahilannya memandang wabah dan bencana hanya disebabkan faktor alam dan materi saja. Mereka lupa kepada Dzat yang maha kuasa yang telah menciptakan semua yang ada jagat alam raya ini. Mereka lupa atau tidak tahu kalau tidak ada satupun di dunia ini tanpa izin dan kehendakNya. Terkadang Allah memperingatkan manusia agar tidak lalai dengan berbagai cobaan dan musibah yang beraneka ragam jenis dan bentuknya. <em>Nah</em> bila dilihat kepada tinjauan syari&#8217;at maka sebab penyakit adalah kemaksiatan kepada Allah. Setiap kali manusia bermaksiat kepada Allah maka Allah berhak memberikan bencana kepada mereka, baik berupa penyakit atau bencana alam atau yang lain yang tidak mereka sukai. Semua itu agar manusia melakukan intrispeksi diri dan meninggalkan kemaksiatan serta kembali bertaubat kepad Allah yang telah menciptakan, member rezeki dan menganugerahkan semua yang dibutuhkan mereka dari kebaikan dan kenikmatan. Lihatlah hadits dibawah ini:</p>
<p style="text-align:right;font-size:16px"><strong>???? ?????? ??????? ???? ?????? ??? ???? ????? ????? : ???????? ????????? ??????? ??????? ??? ???? ???? ???? ??????? : &#8221; ??? ???????? ??????????????? ? ?????? ????? ???????????? ??????? ? ????????? ????????? ???? ?????????????? : ???? ???????? ???????????? ??? ?????? ????? ? ?????? ?????????? ????? ? ?????? ????? ??????? ??????????? ? ????????????? ??????? ???? ?????? ?????? ??? ????????????? ????????? ??????? ? ?????? ?????????? ???????????? ????????????? ? ?????? ???????? ???????????? ? ????????? ??????????? ? ???????? ???????????? ?????????? ? ?????? ?????????? ??????? ????????????? ? ?????? ???????? ????????? ???? ?????????? ? ????????? ???????????? ???? ?????????? ? ?????? ?????????? ?????? ??????? ???????? ????????? ? ?????? ??????? ??????? ?????????? ???????? ???? ?????????? ? ?????????? ?????? ??? ??? ??????????? ? ????? ???? ???????? ????????????? ????????? ??????? ? ??????????????? ?????? ???????? ??????? ? ?????? ?????? ??????? ?????????? ?????????? &#8220;</strong></p>
<p>&#8220;<em>Dari Abdullah bin Umar beliau berkata: Rasululloh Shallallahu&#8217;alaihi Wasallam menghadap ke arah kami dan bersabda: &#8216;Wahai sekalian kaum muhajirin lima perkara apabila kalian tertimpanya dan aku berlindung kepada Allah untuk kalian tidak mendapatkannya, yaitu :</em></p>
<p><em>Tidak akan muncul perzinahan pada satu kaum hingga mereka menampakkannya kecuali akan menyebar pada mereka penyakit tha&#8217;un (lepra) dan penyakit yang tidak pernah ada pada pendahulu mereka yang telah berlalu.</em></p>
<p><em>Tidaklah mereka mengurangi takaran dan timbangan kecuali akan ditimpa kelaparan dan pacekilik yang parah serta penguasa yang lalim.</em></p>
<p><em>Tidaklah mereka menahan (tidak mengeluarkan) zakat harta mereka kecuali akan ditahan hujan dari langit, seandainya bukan karena hewan ternak tentulah tidak akan turun hujan</em></p>
<p><em>Tidaklah mereka melanggar perjanjian Allah dan perjanjian RasulNya kecuali akan dikuasai musuh dari selain mereka (asing), lalu mengambil sebagian yang dimiliki mereka.</em></p>
<p><em>Tidaklah Pemimpin mereka melakukan tindakan menolak berhukum kepada  Kitabullah dan memilih yang lainnya dari yang telah Allah turunkan, kecuali Allah jadikan mereka saling berperang diantara mereka (berpecah belah). &#8216;</em> &#8221;</p>
<p>(HR Ibnu Majah, dan dihasankan al-Albani dan beliau berkata dalam <em>Shohih At-Targhib Wa At-Tarhib</em> dan <em>Sisilah Ash-Shohihah</em> : &#8216;Hadits ini shahih lighairihi&#8217; ).</p>
<p>Dengan ini jelaslah kemaksiatan adalah sumber bencana dan kehancuran umat manusia.</p>
<p><strong>Sikap Islam Dalam Hal Ini</strong></p>
<p>Islam sebagai agama yang memiliki kesempurnaan dalam semua sisinya telah memberikan perhatian serius terhadap babi dan bahayanya. Hal ini nampak dalam hal-hal berikut ini:</p>
<p><strong>Al-Qur&#8217;an menyebutkan prihal babi ini dalam lima ayat:</strong></p>
<p>Firman Allah <em>Ta&#8217;ala</em> dalam surat Al-Baqarah ayat 173 :</p>
<p style="text-align:right;font-size:16px"><strong>???????? ??????? ?????????? ??????????? ????????? ???????? ???????????? ????? ??????? ???? ???????? ??????? ?????? ???????? ?????? ????? ????? ????? ????? ?????? ???????? ????? ??????? ??????? ???????</strong><strong></strong></p>
<p>&#8220;<em>Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. tetapi Barangsiapa dalam Keadaan terpaksa (memakannya) sedang Dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, Maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.&#8221;</em></p>
<p>Firman Allah dalam surat al-Maaidah ayat 3:</p>
<p style="text-align:right;font-size:16px"><strong>????????? ?????????? ??????????? ????????? ???????? ???????????? ????? ??????? ???????? ??????? ???? ????????????????? ???????????????? ?????????????????? ?????????????? ????? ?????? ????????? ?????? ??? ??????????? ????? ?????? ????? ????????? ?????? ?????????????? ?????????????? ???????? ?????? ????????? ?????? ????????? ???????? ???? ????????? ????? ???????????? ??????????? ????????? ?????????? ?????? ????????? ???????????? ?????????? ????????? ????????? ?????? ???????????? ?????? ?????? ???????? ??? ?????????? ?????? ??????????? ???????? ??????? ??????? ??????? ???????</strong><strong> </strong><strong></strong></p>
<p><em>&#8220;Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya], dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu Jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang&#8221;</em></p>
<p>Firman Allah dalam surat al-Maaidah ayat 60 :</p>
<p style="text-align:right;font-size:16px"><strong>???? ???? ????????????? ??????? ???? ?????? ????????? ?????? ??????? ???? ???????? ??????? ???????? ???????? ???????? ???????? ??????????? ??????????????? ???????? ??????????? ????????? ????? ???????? ????????? ???? ??????? ??????????</strong><strong></strong></p>
<p><em>&#8220;Katakanlah: &#8220;Apakah akan aku beritakan kepadamu tentang orang-orang yang lebih buruk pembalasannya dari (orang-orang fasik) itu disisi Allah, Yaitu orang-orang yang dikutuki dan dimurkai Allah, di antara mereka (ada) yang dijadikan kera dan <strong>babi</strong> dan (orang yang) menyembah thaghut?&#8221;. mereka itu lebih buruk tempatnya dan lebih tersesat dari jalan yang lurus&#8221;</em></p>
<p>Firman Allah dalam surat an-Nahl ayat 115:</p>
<p style="text-align:right;font-size:16px"><strong>???????? ??????? ?????????? ??????????? ????????? ???????? ???????????? ????? ??????? ???????? ??????? ???? ?????? ???????? ?????? ????? ????? ????? ??????? ??????? ??????? ???????</strong><strong></strong></p>
<p><em>&#8220;Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan atasmu (memakan) bangkai, darah, daging babi dan apa yang disembelih dengan menyebut nama selain Allah; tetapi Barangsiapa yang terpaksa memakannya dengan tidak Menganiaya dan tidak pula melampaui batas, Maka Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang&#8221;</em></p>
<p>Firman Allah dalam surat al-An&#8217;aam ayat 145:</p>
<p style="text-align:right;font-size:16px"><strong>???? ??? ?????? ??? ??? ??????? ??????? ?????????? ????? ??????? ?????????? ?????? ???? ??????? ???????? ???? ????? ?????????? ???? ?????? ????????? ????????? ?????? ???? ??????? ??????? ???????? ??????? ???? ?????? ???????? ?????? ????? ????? ????? ??????? ??????? ??????? ???????</strong><strong></strong></p>
<p><em>&#8220;Katakanlah: &#8216;Tiadalah aku peroleh dalam wahyu yang diwahyukan kepadaKu, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya, kecuali kalau makanan itu bangkai, atau darah yang mengalir atau daging babi &#8211; karena Sesungguhnya semua itu kotor &#8211; atau binatang yang disembelih atas nama selain Allah. Barangsiapa yang dalam Keadaan terpaksa, sedang Dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, Maka Sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang&#8217; &#8220;</em><em></em></p>
<p><strong>P</strong><strong>engharaman daging babi</strong> <a name="_ftnref8" href="#_ftn8">[8]</a></p>
<p>Syariat islam mengharamkan daging babi dengan dasar al -Qur&#8217;an dan Sunnah serta ijma&#8217;. Di antaranya:</p>
<p style="text-align:right;font-size:16px"><strong>???????? ??????? ?????????? ??????????? ????????? ???????? ???????????? ????? ??????? ???? ???????? ??????? ?????? ???????? ?????? ????? ????? ????? ????? ?????? ???????? ????? ??????? ??????? ???????</strong><strong></strong></p>
<p><em> </em> &#8220;<em>Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. tetapi Barangsiapa dalam Keadaan terpaksa (memakannya) sedang Dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, Maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.&#8221; </em> (QS. Al Baqarah: 173)</p>
<p>Firman-Nya:</p>
<p style="text-align:right;font-size:16px"><strong>????????? ?????????? ??????????? ????????? ???????? ???????????? ????? ??????? ???????? ??????? ????</strong><strong> </strong><strong></strong></p>
<p><em>&#8220;Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah.&#8221;</em> (QS. Al Maa&#8217;idah: 3)</p>
<p>Dan firman-Nya:</p>
<p style="text-align:right;font-size:16px"><strong>???????? ??????? ?????????? ??????????? ????????? ???????? ???????????? ????? ??????? ???????? ??????? ???? ?????? ???????? ?????? ????? ????? ????? ??????? ??????? ??????? ???????</strong><strong></strong></p>
<p><em>&#8220;Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan atasmu (memakan) bangkai, darah, daging babi dan apa yang disembelih dengan menyebut nama selain Allah; tetapi Barangsiapa yang terpaksa memakannya dengan tidak Menganiaya dan tidak pula melampaui batas, Maka Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang&#8221; </em>(QS. An Nahl: 115)</p>
<p>Demikian juga sabda Nabi <em>Shallallahu&#8217;alaihi Wasallam</em>:</p>
<p style="text-align:right;font-size:16px"><strong>???? ????? ?????????? ????? ??????? ??????? ?????? ??????? ???????? ?????????</strong><strong> ????? ????? ??????? ??????? ????????? ??????????? ????????? ??????????? ??????????? ????????? ???????????? ??????????</strong><strong></strong></p>
<p><em>&#8220;Dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah shallallahu &#8216;alaihi wa sallam bersabda: &#8216;Sesungguhnya Allah telah mengharamkan khamr dan hasil penjualannya dan mengharamkan bangkai dan hasil penjualannya serta mengharamkan babi dan hasil penjualannya.&#8217;</em> &#8220;(HR. Abu Daud)</p>
<p>Demikian juga para ulama kaum muslimin sepakat tentang keharamannya.</p>
<p><strong>Pengharaman lemak babi</strong></p>
<p>Haramnya daging babi sudah jelas, namun apakah hal ini juga mencakup larangan memakan lemaknya?</p>
<p>Syeikh Muhammad bin Shalih al-&#8217;Utsaimin menjelaskan: &#8220;Oleh karena itu, para ulama sepakat bahwa lemak babi hukumnya haram, walaupun Allah hanya menyebut daging babi dalam al-Qur&#8217;an yaitu firmanNya:</p>
<p style="text-align:right;font-size:16px"><strong>????????? ?????????? ??????????? ????????? ???????? ???????????? ????? ??????? ???????? ??????? ????</strong><strong> </strong><strong></strong></p>
<p><em>&#8220;Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah.&#8221;</em> (QS. Al Maa&#8217;idah: 3)</p>
<p>Saya tidak mengetahui adanya perbedaan pendapat di antara ulama tentang keharaman lemak babi.&#8221;<a name="_ftnref9" href="#_ftn9">[9]</a></p>
<p><strong>Pengharaman berobat dengan daging babi</strong></p>
<p>Terkadang ada yang ingin berusaha sembuh dari sakitnya dengan segala cara, apakah diperbolehkan menggunakan daging babi dan barang terlarang lainnya untuk obat? Hal ini dijawab oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah ketika ditanya tentang orang yang berobat dengan khamr, daging babi dan selainnya dari barang-barang terlarang. Apakah diperbolehkan karena darurat atau tidak? Apakah firman Allah :<strong> { ?????? ??????? ?????? ??? ??????? ?????????? ????? ??? ?????????????? ??????? }</strong>turun untuk kemubahan hal itu atau tidak?</p>
<p>Beliau menjawab:  &#8220;Tidak boleh berobat dengan barang haram, bahkan telah ada dalam hadits yang shohih dari Nabi n bahwa beliau ditanya tentang khomr yang digunakan untuk obat. Beliau menjawab: <strong>??????? ????? ?????????? ?????????</strong> (sungguh itu adalah penyakit bukan obat). Diriwayatkan dalam kitab sunan bahwa beliau melarang berobat dengan yang <strong><em>khobits</em></strong> (menjijikkan dan jelek). Dan Rasulullah <em>Shallallahu&#8217;alaihi Wasallam</em> bersabda :</p>
<p style="text-align:right;font-size:16px"><strong> ???? ??????? ???? ???????? ??????? ???????? ?????? ??????? ?????????</strong></p>
<p><em>&#8220;Sesungguhnya Allah tidak menjadikan obat umatku ini dari barang haram&#8221; </em></p>
<p>hal ini bukanlah darurat karena tidak diyakini menjadi obat bagi penyakitnya tersebut, sebagaimana diyakini kenyang dengan memakan daging yang haram. Juga karena obat kesembuhan tidak hanya satu bahkan didapatkan dengan beragam jenis obat dan selainnya, berbeda dengan kelaparanm karena ia tidak hilang kecuali dengan makan&#8221;<a name="_ftnref10" href="#_ftn10">[10]</a></p>
<hr size="1" /><a name="_ftn1" href="#_ftnref1">[1]</a> <a title="http://www.vetscite.org/publish/articles/000041/print.html" href="http://www.vetscite.org/publish/articles/000041/print.html">Veterinary Sciences Tomorrow</a>, artikel <em>Swine influenza: a zoonosis</em> ditulis oleh Paul Heinen tanggal 15 September 2003 menyatakan: &#8220;Influenza B and C viruses are almost exclusively isolated from man, although influenza C virus has also been isolated from pigs and influenza B has recently been isolated from seals. &#8221;   (http://www.vetscite.org/publish/articles/000041/print.html)</p>
<p><a name="_ftn2" href="#_ftnref2">[2]</a> <em>Swine Diseases (Chest) &#8211; Swine Influenza</em>, <a title="Iowa State University (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Iowa_State_University&amp;action=edit&amp;redlink=1">Iowa State University</a> College of Veterinary Medicine (<a title="http://www.vetmed.iastate.edu/departments/vdpam/swine/diseases/chest/swineinfluenza/" href="http://www.vetmed.iastate.edu/departments/vdpam/swine/diseases/chest/swineinfluenza/">http://www.vetmed.iastate.edu/departments/vdpam/swine/diseases/chest/swineinfluenza/</a>)</p>
<p><a name="_ftn3" href="#_ftnref3">[3]</a> <em>Tips from the Journals of the American Society for Microbiology</em> &#8211; Novel H3N1 Swine Influenza Virus Identified in Pigs in Korea (<a href="http://www.eurekalert.org/pub_releases/2006-11/asfm-tft111706.php">http://www.eurekalert.org/pub_releases/2006-11/asfm-tft111706.php</a> )</p>
<p><a name="_ftn4" href="#_ftnref4">[4]</a> <em>Identification of H2N3 influenza A viruses from swine in the United States</em>, 18 Desember 2007, (<a href="http://www.pnas.org/content/104/52/20949.full">http://www.pnas.org/content/104/52/20949.full</a> )</p>
<p><a name="_ftn5" href="#_ftnref5">[5]</a> <em>H1N1 Flu (Swine Flu) and You</em>, 8 Mei 2009, (<a href="http://www.cdc.gov/h1n1flu/qa.htm">http://www.cdc.gov/h1n1flu/qa.htm</a> )</p>
<p><a name="_ftn6" href="#_ftnref6">[6]</a> . <em>More cases of swine flu reported; WHO warns of &#8216;health emergency</em>, 25 April 2009, (<a href="http://www.cnn.com/2009/HEALTH/04/25/swine.flu/index.html">http://www.cnn.com/2009/HEALTH/04/25/swine.flu/index.html</a> )</p>
<p><a name="_ftn7" href="#_ftnref7">[7]</a> Centers for Disease Control and Prevention. <a title="http://www.cdc.gov/swineflu/HAN/042609.htm" href="http://www.cdc.gov/swineflu/HAN/042609.htm">CDC Health Update: Swine Influenza A (H1N1) Update: New Interim Recommendations and Guidance for Health Directors about Strategic National Stockpile Materiel</a>. Health Alert Network.</p>
<p><a name="_ftn8" href="#_ftnref8">[8]</a> lihat <a href="../../../../../fiqih/pengharaman-babi/">http://ustadzkholid.com/fiqih/pengharaman-babi/</a></p>
<p><a name="_ftn9" href="#_ftnref9">[9]</a> <em>Majmu&#8217; Fatawa Wa Rasa&#8217;il Ibnu Utsaimin,</em> 11/140 .</p>
<p><a name="_ftn10" href="#_ftnref10">[10]</a> <em>Al-Fataawa al-Kubro</em>, 3/328</p>


<div class="shr-bookmarks shr-bookmarks-expand shr-bookmarks-center">
<ul class="socials">
		<li class="shr-comfeed">
			<a href="http://ustadzkholid.com/aqidah/mengenal-islam/flu-babi-satu-pelajaran-bagi-manusia-1/feed" rel="nofollow" class="external" title="Subscribe to the comments for this post?">Subscribe to the comments for this post?</a>
		</li>
		<li class="shr-delicious">
			<a href="http://delicious.com/post?url=http://ustadzkholid.com/aqidah/mengenal-islam/flu-babi-satu-pelajaran-bagi-manusia-1/&amp;title=Flu+Babi%2C+Satu+Pelajaran+Bagi+Manusia+%281%29" rel="nofollow" class="external" title="Share this on del.icio.us">Share this on del.icio.us</a>
		</li>
		<li class="shr-digg">
			<a href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http://ustadzkholid.com/aqidah/mengenal-islam/flu-babi-satu-pelajaran-bagi-manusia-1/&amp;title=Flu+Babi%2C+Satu+Pelajaran+Bagi+Manusia+%281%29" rel="nofollow" class="external" title="Digg this!">Digg this!</a>
		</li>
		<li class="shr-facebook">
			<a href="http://www.facebook.com/share.php?v=4&amp;src=bm&amp;u=http://ustadzkholid.com/aqidah/mengenal-islam/flu-babi-satu-pelajaran-bagi-manusia-1/&amp;t=Flu+Babi%2C+Satu+Pelajaran+Bagi+Manusia+%281%29" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Facebook">Share this on Facebook</a>
		</li>
		<li class="shr-googlebuzz">
			<a href="http://www.google.com/buzz/post?url=http://ustadzkholid.com/aqidah/mengenal-islam/flu-babi-satu-pelajaran-bagi-manusia-1/&amp;imageurl=" rel="nofollow" class="external" title="Post on Google Buzz">Post on Google Buzz</a>
		</li>
		<li class="shr-plurk">
			<a href="http://www.plurk.com/m?content=Flu+Babi%2C+Satu+Pelajaran+Bagi+Manusia+%281%29+-+http://ustadzkholid.com/aqidah/mengenal-islam/flu-babi-satu-pelajaran-bagi-manusia-1/&amp;qualifier=shares" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Plurk">Share this on Plurk</a>
		</li>
		<li class="shr-reddit">
			<a href="http://reddit.com/submit?url=http://ustadzkholid.com/aqidah/mengenal-islam/flu-babi-satu-pelajaran-bagi-manusia-1/&amp;title=Flu+Babi%2C+Satu+Pelajaran+Bagi+Manusia+%281%29" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Reddit">Share this on Reddit</a>
		</li>
		<li class="shr-stumbleupon">
			<a href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http://ustadzkholid.com/aqidah/mengenal-islam/flu-babi-satu-pelajaran-bagi-manusia-1/&amp;title=Flu+Babi%2C+Satu+Pelajaran+Bagi+Manusia+%281%29" rel="nofollow" class="external" title="Stumble upon something good? Share it on StumbleUpon">Stumble upon something good? Share it on StumbleUpon</a>
		</li>
		<li class="shr-twitter">
			<a href="http://twitter.com/home?status=Flu+Babi%2C+Satu+Pelajaran+Bagi+Manusia+%281%29+-+http://b2l.me/n9ppb&amp;source=shareaholic" rel="nofollow" class="external" title="Tweet This!">Tweet This!</a>
		</li>
		<li class="shr-yahoomail">
			<a href="http://compose.mail.yahoo.com/?Subject=Flu+Babi%2C+Satu+Pelajaran+Bagi+Manusia+%281%29&amp;body=Link: http://ustadzkholid.com/aqidah/mengenal-islam/flu-babi-satu-pelajaran-bagi-manusia-1/ (sent via shareaholic)%0D%0A%0D%0A----%0D%0A Dunia%20seluruhnya%20dengan%20aneka%20ragam%20media%20masanya%20saat%20ini%20sedang%20memperhatikan%20fenomena%20menyebarnya%20virus%20flu%20babi.%20Sebenarnya%20ini%20hanyalah%20satu%20dari%20sekian%20peringatan%20Allah%20Ta%27ala%20kepada%20umat%20manusia%20agar%20kembali%20bertaubat%20dan%20berjalan%20diatas%20petunjukNya.%20Sekali%20lagi%20kemaksiatan%20menjadi%20biang%20penyebab%20kemurkaan%20Allah%20dan%20menjadi%20sebab%20kehancuran%20umat%20manusia%20ini.%20Namun%20ironisnya%20manusia%20lupa%20terhadap%20ini%20semua%2C%20mereka%20hanya%20menyandarkan%20hal%20itu%20kepada%20bencana%20dan%20sebab%20materi%20saja" rel="nofollow" class="external" title="Email this via Yahoo! Mail">Email this via Yahoo! Mail</a>
		</li>
</ul>
<div style="clear:both;"></div>
</div>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ustadzkholid.com/aqidah/mengenal-islam/flu-babi-satu-pelajaran-bagi-manusia-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
