<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Flu Babi, Satu Pelajaran Bagi Manusia (2)</title>
	<atom:link href="http://ustadzkholid.com/aqidah/mengenal-islam/flu-babi-satu-pelajaran-bagi-manusia-2/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ustadzkholid.com/aqidah/mengenal-islam/flu-babi-satu-pelajaran-bagi-manusia-2/</link>
	<description>Meniti Sunnah Menggapai Ukhuwah</description>
	<lastBuildDate>Sun, 25 Jul 2010 10:51:49 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Rysa</title>
		<link>http://ustadzkholid.com/aqidah/mengenal-islam/flu-babi-satu-pelajaran-bagi-manusia-2/comment-page-1/#comment-772</link>
		<dc:creator>Rysa</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Aug 2009 07:45:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzkholid.com/?p=919#comment-772</guid>
		<description>Assalamualaikum,

Kalau makanan yang dimakan najis sehingga binatangnya jadi haram untuk dimakan, bagaimana dengan ayam kampung atau hewan liar (yang halal dimakan) yang makanannya kadang mengandung unsur najis. Termasuk juga ikan lele di empang. Bagaimana pula dengan tumbuhan yang tumbuh di area najis? Misalnya kangkung.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum,</p>
<p>Kalau makanan yang dimakan najis sehingga binatangnya jadi haram untuk dimakan, bagaimana dengan ayam kampung atau hewan liar (yang halal dimakan) yang makanannya kadang mengandung unsur najis. Termasuk juga ikan lele di empang. Bagaimana pula dengan tumbuhan yang tumbuh di area najis? Misalnya kangkung.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: echo</title>
		<link>http://ustadzkholid.com/aqidah/mengenal-islam/flu-babi-satu-pelajaran-bagi-manusia-2/comment-page-1/#comment-746</link>
		<dc:creator>echo</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2009 16:20:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzkholid.com/?p=919#comment-746</guid>
		<description>assalammualaikaum

ustadz, mo tanya nih. Misalkan saya punya teman yang memiliki hutang kepada saya, lantas yang ia punya hanya seekor babi. Karena babi itu haram maka saya tidak menerimanya. Kemudian ia menjual babi tersebut, hasil keuntungan penjualan babi tersebut dibayarkanlah hutangnya kepada saya. lantas bagaimana hukum uang tersebut?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalammualaikaum</p>
<p>ustadz, mo tanya nih. Misalkan saya punya teman yang memiliki hutang kepada saya, lantas yang ia punya hanya seekor babi. Karena babi itu haram maka saya tidak menerimanya. Kemudian ia menjual babi tersebut, hasil keuntungan penjualan babi tersebut dibayarkanlah hutangnya kepada saya. lantas bagaimana hukum uang tersebut?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: atlet</title>
		<link>http://ustadzkholid.com/aqidah/mengenal-islam/flu-babi-satu-pelajaran-bagi-manusia-2/comment-page-1/#comment-701</link>
		<dc:creator>atlet</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Aug 2009 16:55:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzkholid.com/?p=919#comment-701</guid>
		<description>Ya ada, kalau gak diciptakan babi nanti anda gak tau babi itu yang seperti apa?? jadi anda bingung mencari tahu hukum2 yang berkaitan dengan babi,karena anda sendiri ga tahu babi itu apa/kayak apa?? ya to. Mohon yang lebih tau menjelaskan. saya ini masih awam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ya ada, kalau gak diciptakan babi nanti anda gak tau babi itu yang seperti apa?? jadi anda bingung mencari tahu hukum2 yang berkaitan dengan babi,karena anda sendiri ga tahu babi itu apa/kayak apa?? ya to. Mohon yang lebih tau menjelaskan. saya ini masih awam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Naga bonar</title>
		<link>http://ustadzkholid.com/aqidah/mengenal-islam/flu-babi-satu-pelajaran-bagi-manusia-2/comment-page-1/#comment-627</link>
		<dc:creator>Naga bonar</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Jul 2009 09:16:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzkholid.com/?p=919#comment-627</guid>
		<description>jika memang babi tidak ada manfaatnya sama sekali bagi manusia, apa dong gunanya Allah menciptakan babi. bukankah Allah tidak pernah menciptakan sesuatu yang sia-sia? terima kasih jawabannya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>jika memang babi tidak ada manfaatnya sama sekali bagi manusia, apa dong gunanya Allah menciptakan babi. bukankah Allah tidak pernah menciptakan sesuatu yang sia-sia? terima kasih jawabannya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Aidil Fitriansyah</title>
		<link>http://ustadzkholid.com/aqidah/mengenal-islam/flu-babi-satu-pelajaran-bagi-manusia-2/comment-page-1/#comment-460</link>
		<dc:creator>Aidil Fitriansyah</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 May 2009 16:57:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzkholid.com/?p=919#comment-460</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum.
Ada sedikit yang perlu diinformasikan, bahwa departemen kesehatan telah melayangkan informasi ke MUI berkaitan dengan fatwa MUI yang mengatakan bahwa vaksinasi meningitis yang disuntikkan ke seseorang yang ingin haji/umroh mengandung porcine (enzim protease dari babi), enzim ini dijadikan sebagai media pertumbuhan bagi bakteri meningitis meningokokus sehingga tercampurlah bakteri tersebut dengan zat yang najis (enzim babi). akan tetapi, Depkes melalui Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL), Prof dr Tjandra Yoga Adhitama, dalam suratnya tertanggal 4 Mei 2009 yang dikeluarkan melalui Pusat Komunikasi Publik Depkes memastikan bahwa vaksin meningitis tak menggunakan bahan dari babi.
Dalam suratnya kepada kepala dinas kesehatan provinsi, Dirjen P2PL menyatakan, vaksin yang digunakan calon jamaah haji dan umrah Indonesia adalah vaksin meningitis Mencevax ACWY. Dalam proses pembuatannya, vaksin ini menggunakan kultur media yang bebas binatang, termasuk bebas dari material  bovine (sapi) dan  porcine (babi). dengan demikian hilang sudah keraguan kita tentang vaksinasi meningitis tersebut.
wassalamu&#039;alaikum</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum.<br />
Ada sedikit yang perlu diinformasikan, bahwa departemen kesehatan telah melayangkan informasi ke MUI berkaitan dengan fatwa MUI yang mengatakan bahwa vaksinasi meningitis yang disuntikkan ke seseorang yang ingin haji/umroh mengandung porcine (enzim protease dari babi), enzim ini dijadikan sebagai media pertumbuhan bagi bakteri meningitis meningokokus sehingga tercampurlah bakteri tersebut dengan zat yang najis (enzim babi). akan tetapi, Depkes melalui Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL), Prof dr Tjandra Yoga Adhitama, dalam suratnya tertanggal 4 Mei 2009 yang dikeluarkan melalui Pusat Komunikasi Publik Depkes memastikan bahwa vaksin meningitis tak menggunakan bahan dari babi.<br />
Dalam suratnya kepada kepala dinas kesehatan provinsi, Dirjen P2PL menyatakan, vaksin yang digunakan calon jamaah haji dan umrah Indonesia adalah vaksin meningitis Mencevax ACWY. Dalam proses pembuatannya, vaksin ini menggunakan kultur media yang bebas binatang, termasuk bebas dari material  bovine (sapi) dan  porcine (babi). dengan demikian hilang sudah keraguan kita tentang vaksinasi meningitis tersebut.<br />
wassalamu&#8217;alaikum</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ummu Karima</title>
		<link>http://ustadzkholid.com/aqidah/mengenal-islam/flu-babi-satu-pelajaran-bagi-manusia-2/comment-page-1/#comment-426</link>
		<dc:creator>Ummu Karima</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 May 2009 13:30:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzkholid.com/?p=919#comment-426</guid>
		<description>Ustadz, bagaimana dengan imunisasi u/ anak yg (katanya...) salah satu zatnya mengandung babi? Dan bagaimana jika sampai sekarang belum ada zat penggantinya,bagaimana kita bersikap? Mengingat betapa pentingnya anak diimunisasi....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ustadz, bagaimana dengan imunisasi u/ anak yg (katanya&#8230;) salah satu zatnya mengandung babi? Dan bagaimana jika sampai sekarang belum ada zat penggantinya,bagaimana kita bersikap? Mengingat betapa pentingnya anak diimunisasi&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
